PDAM Sampang Hanya Hebat dari Denda dan Tagihan , Soal Pelayanan? Nol Besar!

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 17:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG |https://angkatberita.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sampang kembali menjadi sorotan tajam publik, setelah bertahun-tahun masyarakat bersabar menghadapi aliran air yang keruh, bau, dan tak mengalir normal, kini warga Kecamatan Sampang Kota dikejutkan oleh tagihan air yang melonjak hingga 200%, tanpa ada sedikit pun peningkatan layanan.

“Air masih keruh, kadang bau, dan distribusinya juga tidak lancar, kami bahkan harus pakai pompa sendiri untuk bisa mengalirkan air ke rumah, tapi anehnya, tagihannya malah naik drastis,” keluh seorang warga yang kecewa, namun enggan disebutkan namanya.

Masalah distribusi air bersih di Sampang bukan hal baru, warga menyebutnya sebagai “penyakit lama” yang tak kunjung disembuhkan oleh PDAM.

Sebaliknya, PDAM justru semakin galak dalam hal penagihan dan denda, denda keterlambatan pembayaran yang berkisar 10–20 persen tetap diberlakukan tegas, seakan-akan pelayanan sudah prima.

Baca Juga :  TNI AD Operasionalkan Dapur Lapangan di Aceh dan Sumbar untuk Bantu Korban Banjir dan Longsor

Di berbagai platform media sosial, keluhan serupa terus bermunculan, air yang keruh, berbau tak sedap, hingga tekanan air yang sangat lemah menjadi makanan sehari-hari warga pelanggan PDAM Sampang, namun, ironisnya, respons dan penanganan dari pihak PDAM nyaris tidak terdengar.

“Yang konsisten dari PDAM cuma satu: tagihan dan denda, tapi pelayanannya? Hancur!,” ungkap warga lainnya dengan nada kesal.

Saat dikonfirmasi, Hublang PDAM Sampang Makruf, hanya sempat membalas singkat, “Msh rapat bos,” dengan sangar, pada Selasa (01/07). Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan Rabu (02/07), tidak ada kabar lanjutan meski diketahui rapat tersebut telah usai.

Sikap bungkam ini semakin menunjukkan lemahnya akuntabilitas PDAM di mata publik.

Baca Juga :  Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Stabat Dorong Ketahanan Pangan di Desa Karang Rejo

Berikut adalah sederet tanggung jawab PDAM yang justru jadi titik kekecewaan warga:

  • Menyediakan air bersih – Kenyataannya air keruh dan bau.
  • Mengelola distribusi – Warga masih pakai pompa pribadi.
  • Menjamin kualitas air – Tak layak konsumsi.
  • Melayani pelanggan – Aduan warga tak digubris.
  • Mengelola keuangan – Fokus hanya di denda dan tagihan.

Melihat situasi ini, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Sampang segera mengambil tindakan konkret, evaluasi menyeluruh terhadap PDAM dinilai wajib dilakukan, bahkan merombak struktur karyawan yang tidak becus menjadi tuntutan serius warga.

Air bersih adalah hak dasar, bukan komoditas yang boleh dikelola seenaknya dengan pendekatan bisnis tanpa rasa tanggung jawab sosial, masyarakat tidak hanya butuh tagihan, tapi kualitas, keadilan, dan pelayanan yang layak!

Berita Terkait

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Berita Terbaru

Nasional

Ngaji Cafe to Cafe: Merawat Persaudaraan di Tengah Perbedaan

Rabu, 19 Agu 2026 - 07:53 WIB