Breaking News

Diduga Upeti Lancar, Bisnis Penimbunan Solar Subsidi Bebas Beraksi Dekat Mapolsek Tanah Merah Bangkalan

BBG - Redaksi
2 menit baca•766 tayangan
Hasil foto oleh AI

BANGKALAN (ANGKAT BERITA) Dugaan adanya gudang penimbunan solar disekitar Mapolsek Tanah Merah, Polres Bangkalan, menjadi sorotan, aktivitas pengumpulan BBM yang diperoleh dari pom Bensin / SPBU Tanah Merah.

Penelusuran di lapangan mengarah pada sebuah lokasi yang digunakan untuk menampung solar, R seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut seseorang berinisial T bersama sejumlah rekannya berada di balik aktivitas tersebut.

“Solarnya dikumpulkan dari pombensin Tanah merah setiap aktivitas minim 8 ton, oleh T bersama kawan-kawannya dibawa ke gudang penimbunan sebelum diangkut oleh PT ,” kata warga tersebut, Minggu (27/9/2026).

Pola pengumpulan tersebut menjadi titik penting untuk ditelusuri aparat, sumber pasokan, pola pembelian hingga ke mana solar kembali didistribusikan dapat menjadi pintu masuk untuk mengurai rantai peredarannya.

Redaksi telah meminta konfirmasi kepada Kapolsek Tanah Merah dan Kanit Reskrim Polsek Tanah Merah pada Minggu (27/9/2026), konfirmasi menyangkut keberadaan tempat penampungan tersebut serta langkah kepolisian terhadap aktivitas pengumpulan solar.

Namun hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek maupun Kanit Reskrim Polsek Tanah Merah belum memberikan tanggapan.

Belum adanya jawaban membuat langkah kepolisian terhadap aktivitas tersebut belum terang, apakah lokasi telah diperiksa dan bagaimana hasilnya, hingga kini belum ada penjelasan dari Polsek Tanah Merah.

Warga setempat menyebut inisial T bersama sejumlah rekannya dalam aktivitas pengumpulan solar tersebut, nama itu muncul dari informasi warga saat aktivitas penampungan solar di Dumajah menjadi sorotan.

Dugaan penimbunan solar di Dumajah kini bukan hanya menyangkut keberadaan tempat penampungan, rantai pasokan dari pom sekitar hingga tujuan distribusi solar tersebut menjadi bagian penting yang perlu ditelusuri.

Polsek Tanah Merah juga perlu memberikan penjelasan mengenai langkah yang telah dilakukan terhadap informasi tersebut. Hingga Minggu (27/9/2026), penjelasan itu belum diperoleh.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer