SAMPANG (ANGKAT BERITA) Warga menyegel Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa (6/10) malam.
Menurut informasi yang diterima redaksi, penyegelan tersebut dilakukan sebagai bentuk protes warga sekitar terhadap pelayanan kesehatan di Pustu tersebut.
Seorang warga berinisial M menyampaikan kepada redaksi bahwa warga sekitar mengeluhkan keberadaan tenaga kesehatan di Pustu yang disebut tidak selalu berada di lokasi ketika warga datang untuk mendapatkan pelayanan.
“Menurut warga, ada tiga perawat di sana, pagi datang, jam 10 sudah tidak ada,” kata M saat menyampaikan informasi tersebut kepada redaksi.
M menyebut kondisi yang dikeluhkan warga itu membuat masyarakat mempertanyakan kepastian pelayanan di Pustu Desa Blu’uran, terutama ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
Menurut M, keluhan tersebut kemudian menjadi salah satu persoalan yang mendorong warga melakukan penyegelan Pustu pada Selasa malam.
Warga, sebagaimana disampaikan M, berharap pihak terkait memberikan perhatian terhadap persoalan pelayanan di Pustu Desa Blu’uran dan memastikan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai jadwal yang berlaku.
Terkait keluhan tersebut, redaksi telah menghubungi Kepala Puskesmas Karang Penang, dr. Fajar, untuk meminta penjelasan mengenai penyegelan, jadwal pelayanan, serta keberadaan tenaga kesehatan di Pustu Desa Blu’uran.
Namun hingga berita ini diterbitkan, dr. Fajar belum memberikan tanggapan.

Komentar