Puluhan Perguruan Silat Ancam Demo KONI Sampang, Dana Rp1,7 M Disorot

- Redaksi

Senin, 30 Juni 2025 - 17:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANGhttps://angkatberita.id – Kisruh di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sampang kian memanas, setelah menjadi sorotan akibat kucuran dana hibah fantastis sebesar Rp1,7 miliar, kini puluhan perguruan pencak silat menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran ke kantor KONI Sampang.

Aksi ini dipicu oleh ketidakjelasan alasan tidak disertakannya cabang olahraga pencak silat dalam ajang Porprov Jatim 2025, padahal, pencak silat selama ini dikenal sebagai salah satu cabor unggulan yang banyak mencetak atlet berprestasi di Kabupaten Sampang.

Ironisnya, meskipun KONI telah menggelar turnamen IPSI Cup 2025 yang dibuka langsung oleh Bupati H. Slamet Junaidi, tidak satu pun atlet silat dari Sampang diberangkatkan ke Porprov, hal ini memicu kekecewaan besar dari kalangan perguruan dan pengurus IPSI.

Baca Juga :  8 PJU Polres Muratara Berganti, Kapolres Pimpin Acara Kenal Pamit

“Kami sangat kecewa, KONI tidak memberi kejelasan sama sekali, komunikasi pun buntu, bahkan Ketua KONI jarang di kantor dan tak pernah merespons telepon kami,” ujar salah satu pengurus IPSI Kabupaten Sampang, Senin (30/6/2025).

Situasi ini menjadi polemik luas di kalangan pegiat olahraga, sebab, pencak silat bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari identitas olahraga daerah yang seharusnya mendapat perhatian lebih, terlebih, penggunaan dana hibah senilai Rp1,7 miliar hingga kini masih menjadi pertanyaan besar.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sampang, Wasik, ketika dikonfirmasi oleh awak media terkait polemik ini memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban apa pun.

Puluhan perguruan silat di bawah naungan IPSI Kabupaten Sampang dikabarkan akan menggelar aksi damai ke kantor KONI dalam waktu dekat sebagai bentuk kekecewaan kolektif.

Baca Juga :  Bupati Muratara Lantik Puluhan Pejabat, Ini Daftar Lengkapnya

Saat dihubungi, Ketua Umum IPSI Kabupaten Sampang H. Monadi membenarkan bahwa dirinya mengetahui isu akan adanya aksi tersebut, namun ia mengaku sedang berada di luar kota dalam rangka menghadiri undangan IPSI Jawa Timur.

“Itu hak mereka sebagai bagian dari demokrasi, selama aspirasinya disampaikan secara tertib dan sesuai aturan, saya tidak bisa melarang,” ucapnya singkat melalui sambungan telepon.

Di sisi lain, publik mulai mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana hibah KONI, minimnya fasilitas atlet, serta tidak meratanya pembinaan, menjadi ironi di tengah jumlah anggaran yang begitu besar.

KONI Sampang kini berada di bawah tekanan, bukan hanya dari atlet dan pengurus cabor, tapi juga dari masyarakat yang menuntut kejelasan atas anggaran dan kebijakan yang selama ini tertutup.

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru