Breaking News

Revitalisasi SDN 162 Tanjab Barat Rp397 Juta Disorot, Warga Pertanyakan Material Kayu

BBG - Redaksi
2 menit baca•343 tayangan•Tanjung Jabung Barat

TANJUNG JABUNG BARAT (ANGKAT BERITA) Proyek revitalisasi SD Negeri 162 Tanjung Jabung Barat, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, senilai Rp397.310.052 mendapat sorotan warga, material kayu yang digunakan dalam pembangunan dua ruang kelas baru (RKB) menjadi salah satu yang dipertanyakan.Kamis (24/09)

Berdasarkan papan informasi di lokasi, proyek tersebut merupakan Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pekerjaan berupa pembangunan dua ruang kelas baru dengan pelaksana Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Waktu pelaksanaan tercantum selama 117 hari, mulai Agustus hingga November 2026.

Dokumentasi lapangan tertanggal 20 September 2026 memperlihatkan sejumlah kayu yang telah dipotong dan dirangkai untuk kebutuhan konstruksi. Material tersebut kemudian menjadi perhatian warga setempat.

A, warga setempat, mempertanyakan kualitas kayu yang digunakan mengingat proyek tersebut dibiayai menggunakan uang negara dengan nilai hampir Rp400 juta.

“Kami sebagai masyarakat tentu berharap material yang digunakan benar-benar sesuai dengan yang sudah dianggarkan. Apalagi ini pembangunan sekolah dan anggarannya dari APBN,” kata A.

Menurut A, keterbukaan mengenai spesifikasi dan penggunaan material penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi pelaksanaan program pemerintah.

Ia meminta pihak pelaksana memastikan setiap material yang digunakan sesuai dengan perencanaan dan anggaran proyek, baik dari sisi jenis, ukuran maupun kualitasnya.

“Jangan sampai anggarannya sudah ditetapkan untuk material dengan spesifikasi tertentu, tetapi yang digunakan berbeda. Itu yang perlu dijelaskan kepada masyarakat,” ujarnya.

A juga berharap pihak terkait melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan pembangunan tersebut sehingga dana revitalisasi benar-benar memberikan hasil maksimal dan bangunan dapat digunakan dalam jangka panjang oleh siswa dan tenaga pendidik.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan dari P2SP maupun pihak SD Negeri 162 Tanjung Jabung Barat mengenai spesifikasi kayu yang digunakan dalam pembangunan dua ruang kelas tersebut.

Redaksi masih berupaya meminta klarifikasi terkait jenis dan spesifikasi kayu, nilai belanja material serta pelaksanaan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam dokumen program.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer