Jukir Liar Masih Marak di Sampang, Dishub Dituding Lakukan Pembiaran

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana parkir di depan pasar Sri mangunan Sampang

Sampanghttps://angkatberita.id – Maraknya juru parkir (jukir) liar di wilayah berlangganan parkir tepi jalan Kabupaten Sampang kembali menjadi sorotan publik, sejumlah titik strategis seperti depan RSUD dr. Mohammad Zyn, rumah makan Padang Rajawali, dan kawasan bebek pasar Sri Mangunan, dilaporkan masih dipenuhi jukir liar yang meminta uang parkir kepada pengendara kendaraan pelat Sampang tanpa memberikan karcis resmi.

Fenomena ini dinilai mencederai sistem parkir berlangganan yang selama ini digagas Pemerintah Kabupaten Sampang sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik dan penertiban retribusi parkir.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa para jukir tepi jalan tetap meminta uang parkir meski kendaraan telah terdaftar sebagai peserta parkir berlangganan, tak hanya itu, petugas tidak memberikan karcis retribusi, yang mengindikasikan adanya potensi kebocoran pendapatan daerah serta praktik pungutan liar.

Baca Juga :  Pengunjung Keluhkan Area Parkiran RSUD Rupit Tergenang Air,Ini Tanggapan Pihak RSUD Rupit

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Sampang, Hery Budianto saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan.

“Beberapa jukir nakal yang terbukti melakukan pelanggaran dan ada bukti sudah kami berhentikan, untuk tiga titik yang saudara sebutkan, akan kami panggil dan tindak tegas ,” ujar Hery. Rabu (25/06)

Dishub Sampang berkomitmen akan menindak setiap bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat dan pemerintah daerah, Heri juga mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan praktik jukir liar tepi jalan yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga :  Pejabat Dishub Sampang Mangkir dari Panggilan Penyidik, Kedekatan Personal Jadi Bemper?

Sistem parkir berlangganan di Sampang semestinya membebaskan warga dari pungutan tambahan saat memarkirkan kendaraannya di tepi jalan, namun kenyataan di lapangan menunjukkan belum maksimalnya pengawasan dan penertiban oleh instansi terkait.

Publik berharap langkah tegas yang dijanjikan Dishub tidak sekedar wacana, melainkan benar-benar dijalankan secara konsisten demi mewujudkan tata kelola parkir yang adil, transparan, dan bebas pungli.

 

 

 

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru