Kasus penggelapan Honor BPD Belum Tuntas Polres Sampang Geledah Kantor Kecamatan dan Rumah Mantan Kades 

- Redaksi

Senin, 3 Februari 2025 - 19:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kasus penggelapan Honor BPD Belum Tuntas Polres Sampang Geledah Kantor Kecamatan dan Rumah Mantan Kades 

Sampang ( ANGKAT BERITA) – Kasus penggelapan Honor BPD belum tuntas polisi Geledah kecamatan  dan rumah mantan kades karang gayam kecamatan Omben kebupaten sampang jawa timur. Senin ( 03/02/25)

Hal tersebut di amini oleh kasi PMD kecamatan Omben, hasil dari penggeledahan tersebut ditemukan sejumlah SPJ dirumah mantan Kades karang gayam inisial D. yang diduga terkait dengan penggelapan honor anggota BPD

Sebelumya pihak polres Sampang menyampaikan kasus penggelapan honor BPD Karanggayam sudah dilaksanakan gelar di Polda namun masih ada petunjuk yang Harus dilengkapi

” Setelah ada petunjuk dipenuhi nanti gelar lagi” ucap pihak polres

Baca Juga :  Profesi Advokat Dihina: 'Pengacara Tai dan Anjing', PERADI Surabaya Bergerak

Menanggapi lambannya penanganan kasus ini, H. Suja’i, Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKP-K) Mawil Sampang melontarkan kritik tajam. “Kasus ini sudah berjalan kurang lebih sudah dua tahun, dan Sudah jelas ada kerugian negara yang tidak sedikit, dan ini hanya sekadar permainan waktu.

Kejadian seperti ini harusnya sudah cukup untuk menetapkan tersangka, tetapi malah terkesan dibiarkan mengambang,” tegasnya dengan nada kesal. Senin (03/02/25)

Suja’i juga menegaskan bahwa penuntasan kasus ini akan menjadi indikasi sejauh mana aparat kepolisian benar-benar bekerja untuk menegakkan hukum dan keadilan di tingkat bawah, tanpa pandang bulu atau tekanan dari pihak manapun.

Baca Juga :  Nakes Honorer "Diperjuangkan Saat Pandemi, Ditinggalkan Saat Tenang"

Dengan bukti-bukti yang semakin menguat, sudah saatnya bagi pihak kepolisian untuk menunjukkan keberanian dan integritas dalam menangani kasus ini dengan serius.

“Masyarakat sudah tidak tahan lagi melihat pelaku-pelaku yang jelas-jelas merugikan negara dan masyarakat, masih berkeliaran bebas tanpa konsekuensi hukum yang jelas. Kasus ini harus segera diselesaikan, dan yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara transparan dan tegas” tutupnya

Berita Terkait

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan
Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang
Sengketa hak asuh anak di Pasuruan Berlanjut ke MA, LPA dan GM FKPPI Minta Pertimbangkan Fakta Persidangan
Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Sengketa hak asuh anak di Pasuruan Berlanjut ke MA, LPA dan GM FKPPI Minta Pertimbangkan Fakta Persidangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi

Berita Terbaru