Breaking News

Cinta Terlarang Oknum Kepala Puskesmas di Sampang, Diamankan Polisi

BBG - Redaksi
2 menit baca•46,813 tayangan•Sampang Jawa Timur
Foto: Ai Oknum Bidan ditutupi kepalanya Bersama Unit PPA polres Sampang Saat Mau melakukan Visum

SAMPANG (ANGKAT BERITA) Dugaan hubungan terlarang antara seorang dokter berinisial B yang disebut menjabat sebagai Kepala Puskesmas di Kabupaten Sampang dengan seorang bidan bawahannya, AI, berujung pada pengamanan polisi.

Kasus itu terbongkar setelah suami AI, Firman, mendatangi Puskesmas Robatal bersama Babinsa pada Kamis (8/10/2026). Firman mengaku sebelumnya menemukan sejumlah percakapan antara istrinya dengan dokter B yang menurutnya tidak lagi menunjukkan hubungan profesional antara atasan dan bawahan.

“Saya menemukan chat mereka sekitar pukul 10.00 WIB, ada kata-kata yang menurut saya sudah tidak pantas,” kata Firman.

Kecurigaan tersebut kemudian membuat Firman mendatangi Puskesmas Robatal sekitar pukul 12.00 WIB bersama Babinsa.

Saat didatangi, AI keluar dari ruangan dokter. B kemudian dibawa keluar oleh Babinsa, setelah itu, petugas Polsek Robatal mengamankan B dan membawanya ke Polres Sampang untuk menjalani pemeriksaan.

Firman menyebut persoalan tersebut bukan baru terjadi, ia mengaku telah mengetahui dugaan hubungan antara AI dan B sejak April 2026, saat itu, menurut dia, telah dibuat perjanjian agar hubungan tersebut tidak kembali dilakukan.

“Bulan April sudah pernah saya ketahui, sudah ada perjanjian supaya tidak diulangi lagi,” ujar Firman.

Namun, menurut Firman, persoalan tersebut kembali muncul pada 8 Oktober 2026.

“Saya menemukan lagi komunikasi mereka, karena sebelumnya sudah ada perjanjian, saya akhirnya datang ke puskesmas,” katanya.

Firman juga mengaku menemukan sejumlah percakapan yang menurutnya menjadi bukti kedekatan antara istrinya dan dokter B.

Ia bahkan menuding telah terjadi hubungan layaknya suami istri, atas dugaan tersebut, Firman kemudian melaporkan persoalan itu ke Polres Sampang.

“Saya serahkan semuanya kepada polisi. saya punya bukti chat dan saya ingin persoalan ini diproses sesuai hukum,” kata Firman.

Setelah kejadian tersebut, AI kini menjalani pemeriksaan medis dan visum di rumah sakit, sementara dokter B dibawa ke Polres Sampang untuk menjalani pemeriksaan.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari dokter B maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang mengenai dugaan tersebut.

Sumber: Polres Sampang/ ANGKAT BERITA/Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer