Ibu Korban Pemerkosaan di Omben “Setiap Hari Saya Menunggu Kabar dari Polres Sampang”

- Redaksi

Kamis, 21 November 2024 - 06:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto depan Ilustrasi Foto Belakang Rumah Korban

Sampang (ANGKAT BERITA) – Hampir terlupakan oleh waktu, kasus tragis penyekapan dan pemerkosaan terhadap Bunga (nama samaran), seorang anak di bawah umur berusia 14 tahun asal Kecamatan Omben, yang kini kembali menjadi sorotan.

Peristiwa memilukan ini terjadi 25/10 silam saat Bunga mau berangkat mengaji dia diculik 2 orang remaja Inisial MZ Dan L Asal Desa Tlambah Kecamatan Karangpenang, lalu disekap, hingga mengalami kekerasan seksual dirumah MZ sebelum akhirnya dibuang begitu saja di wilayah Pamekasan.

Kisah yang menyayat hati ini sudah dilaporkan dengan nomor LP/B/213/X/2024/SPKT/POLRES SAMPANG/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 26 Oktober 2024

Kejadian itu sempat mengundang perhatian publik, dan menghebohkan dunia maya, namun seiring berjalannya waktu, kejelasan penanganan kasus ini mulai memudar. Banyak pihak mempertanyakan langkah aparat penegak hukum dalam memberikan keadilan bagi korban, yang hingga kini terus berjuang untuk pulih dari trauma mendalam.

Baca Juga :  Penetapan Tiga Tersangka, Polda Jatim Kejar Pelaku Lain Kasus Jimmy Sugito

Dengan meningkatnya tekanan dari masyarakat, harapan kini tertuju pada proses hukum yang tegas dan transparan. Apakah keadilan untuk Bunga dapat ditegakkan, ataukah kasus ini akan kembali tenggelam dalam bayang-bayang ketidakpedulian?

Di tengah harapan yang tak kunjung terjawab, ibu dari Bunga terus berjuang untuk mencari keadilan bagi putrinya. Setiap hari, ia menunggu kabar dari Polres Sampang, berharap ada titik terang atas kasus ini. Dalam keheningan dan rasa putus asa, ia tetap bertahan, memperjuangkan hak putrinya yang telah direnggut secara kejam.

“Setiap hari saya berharap ada kejelasan dari pihak kepolisian. Saya ingin keadilan untuk anak saya, agar pelaku dihukum seberat-beratnya,” ungkap sang ibu dengan suara penuh luka, menggambarkan betapa berat perjuangan yang ia jalani.

Namun, hingga kini, belum ada perkembangan berarti dalam proses hukum, menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Apakah jeritan hati seorang ibu dan korban akan didengar? Atau, adakah alasan tertentu di balik lambannya penyelesaian kasus ini? Keberanian keluarga Bunga menjadi pengingat pentingnya kepedulian kolektif dalam menegakkan keadilan.

Baca Juga :  Bisnis Kayu Ilegal 'Menggurita' di Tanah Tumbuh, Pemain Lama Diduga Terlibat!  

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, IPDA Dedy Deli, ketika dihubungi pada 14 November, masih memberikan jawaban yang sama terkait perkembangan kasus ini. “Masih lidik pelaku, jika rekan-rekan ada info silakan menginformasikan kepada kami,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan ini menambah kekhawatiran publik terhadap lambannya proses pengungkapan kasus. Banyak pihak mempertanyakan efektivitas penyelidikan yang telah berjalan selama hampir satu bulan, namun belum membuahkan hasil signifikan.

Masyarakat dan keluarga korban kini mendesak pihak kepolisian untuk lebih serius menangani kasus ini, mengingat kejahatan yang terjadi bukan hanya mencoreng nilai kemanusiaan tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi korban dan keluarganya.

;;;;;;;

Berita Terkait

Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara
Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI
Diduga Jual Perumahan Ilegal, Pengelola AQSO Residence Dilaporkan ke Polres Bangkalan
Lepas Pengedar Sabu Asal Tragah Bangkalan, Diduga Kasat Narkoba Terima Uang Rp 65 Juta.
Berkas Dinyatakan Lengkap Oleh JPU, Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur Serahkan Tersangka Pembunuhan Kurir Paket
Lempar Bondet dan Ancam Warga dengan Celurit, Pria Pasrepan Diringkus Polisi
Gamelan Hilang di Museum Cakraningrat, Polres Bangkalan Selidiki Dugaan Pencurian
Polres Sampang Terbitkan DPO Basir, Tersangka Kasus Pencabulan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:57 WIB

Diduga Jual Perumahan Ilegal, Pengelola AQSO Residence Dilaporkan ke Polres Bangkalan

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:40 WIB

Lepas Pengedar Sabu Asal Tragah Bangkalan, Diduga Kasat Narkoba Terima Uang Rp 65 Juta.

Rabu, 19 November 2025 - 12:18 WIB

Berkas Dinyatakan Lengkap Oleh JPU, Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur Serahkan Tersangka Pembunuhan Kurir Paket

Berita Terbaru