Pegawai SPBU di Sampang Dipukul Pengendara karena Masalah Barcode BBM

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 16:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: rekaman CCTV saat kejadian

SAMPANG||ANGKAT BERITA

Seorang pegawai SPBU di Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, menjadi korban pemukulan oleh pengendara mobil, Rabu (22/4/2025) sore. Insiden tersebut terekam kamera CCTV dan menyebar luas di media sosial.

Korban, Arofik (22), warga Desa Krampon, Kecamatan Torjun, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat pengendara mobil putih datang untuk membeli BBM jenis Pertalite. Namun, barcode yang ditunjukkan tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan, sehingga ia diarahkan untuk membeli BBM nonsubsidi.

Baca Juga :  Hanya Satu DPO, Ibu Korban: "Anak Saya Diculik Dua Orang, Mana yang Satunya?"

“Waktu saya jelaskan, dia malah ngotot dan tetap ingin mengisi Pertalite,” kata Arofik, Sabtu (26/4/2025).

Karena pengendara terus memaksa, Arofik menyarankan agar ia mengisi di SPBU lain. Ucapan tersebut diduga membuat pelaku tersinggung hingga akhirnya melayangkan pukulan ke wajah Arofik.

Baca Juga :  Lemahnya Perlindungan Anak di Sampang, Aktivis Soroti Mandeknya Fungsi P2TP2A

“Dia langsung pukul saya di pipi kiri. Saya tidak balas, tapi kami sempat adu mulut,” lanjutnya.

Kapolsek Jrengik, AKP Heriyanto, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi meski korban belum membuat laporan resmi.

“Kami sudah cek ke TKP, namun korban belum melaporkan secara resmi,” ungkapnya.

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru