KPU Sumenep Digeledah Kejari, Dugaan Korupsi Logistik Pemilu 2024 Menguat

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 07:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papan nama: Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumenep.

Sumenep, angkatberita.id – Aroma busuk dugaan praktik korupsi dalam pengadaan logistik Pemilu 2024 di Kabupaten Sumenep kian menyengat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep melakukan langkah berani dengan menggeledah kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) beserta gudang logistiknya.

Aksi itu dinilai menjadi titik terang atas dugaan penyimpangan anggaran besar yang berpotensi merugikan negara.

Penggeledahan ini sontak mengguncang publik. Pasalnya, sejak awal proses pengadaan logistik pemilu di Sumenep disebut-sebut penuh tanda tanya: minim transparansi, rawan intervensi, dan nyaris tanpa keterbukaan informasi.

Baca Juga :  Bea Cukai Madura Banci, PR Kawan Lama Jaya Tak Pernah Produksi

Aktivis anti korupsi Sumenep, Tolak Amir, menilai langkah Kejari sebagai alarm serius atas praktik kotor di tubuh penyelenggara pemilu.

“Penggeledahan ini merupakan sinyal keras adanya indikasi penyimpangan anggaran. Dugaan korupsi di KPU Sumenep tidak boleh dibiarkan mengendap. Harus diusut tuntas,” tegasnya.

Ia juga memberi apresiasi terhadap keberanian Kejari Sumenep yang dinilai cepat merespons dugaan penyimpangan. Tolak Amir menekankan pentingnya kontrol publik agar proses hukum berjalan profesional dan proporsional.

Baca Juga :  Pencurian Artefak di Museum Cakraningrat, RP. Salman Alrosyid: “Ini Serangan terhadap Martabat Budaya Madura”

“Jangan sampai kasus ini hanya jadi isu sesaat. Masyarakat harus ikut mengawal. Pemilu adalah soal demokrasi, dan jika anggarannya dikorupsi, maka demokrasi sudah dicederai sejak awal,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Angkat Berita masih kesulitan memperoleh keterangan resmi baik dari pihak KPU Sumenep periode 2024 maupun dari Kejari.(Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru