
Sampang||ANGKAT BERITA – Penunjukan Camat Karangpenang Kab. Sampang, Yazid Bustomi, sebagai Penjabat (PJ) Kepala Desa Karangpenang Onjur, telah memunculkan reaksi beragam dari masyarakat setempat.
Investigasi Publik Team Garuda08 Maz Ulul turut mengungkapkan beberapa pandangan yang menyikapi keputusan ini, khususnya terkait dengan potensi tantangan yang mungkin timbul di tingkat desa.
Maz Ulul, Ketua Investigasi Publik Team Garuda08, menyebutkan bahwa penunjukan seorang camat untuk menjabat sebagai PJ Kades berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Camat, yang sudah memiliki kewenangan di tingkat kecamatan, mungkin akan kesulitan memisahkan tugas dan tanggung jawab antara tingkat kecamatan dan desa, hal ini berisiko memengaruhi kebijakan yang diambil di tingkat desa.
“Sebagai camat, beliau sudah memiliki tanggung jawab besar di kecamatan. Penunjukan beliau menjadi PJ Kades bisa menciptakan tumpang tindih kewenangan antara kecamatan dan desa yang akhirnya berisiko mengurangi perhatian terhadap kebutuhan desa,” jelas Maz Ulul. Minggu (30/03/25)
Selain itu, masyarakat Karangpenang Onjur juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa penunjukan Camat Tomi sebagai PJ Kades akan mengurangi fokus beliau terhadap permasalahan spesifik yang ada di desa. Masyarakat khawatir bahwa perhatian camat akan terbagi antara tugas-tugas kecamatan dan kebutuhan desa yang harus diutamakan.
“Desa kami memiliki banyak masalah yang memerlukan perhatian langsung dari pemimpin yang berfokus pada desa. Jika camat juga menjabat sebagai PJ Kades, kami takut masalah desa kami tidak mendapat perhatian yang maksimal,” ujar M salah satu warga Karangpenang Onjur.
Aliansi Pemuda Karangpenang, sebuah organisasi yang aktif dalam kegiatan sosial dan pemerintahan desa, turut memberikan pendapat terkait penunjukan ini. H. Hasib, perwakilan dari Aliansi Pemuda Karangpenang, menegaskan bahwa jika nantinya tidak ada perubahan signifikan dalam pemerintahan desa, mereka tidak akan segan-segan untuk melakukan aksi meminta Camat Tomi mundur dari jabatannya sebagai PJ Kades.
“Kami tidak akan ragu untuk meminta Camat Tomi mundur jika hanya ada kelanjutan pemerintahan tanpa adanya perubahan yang jelas, kami berharap ada perhatian lebih terhadap kebutuhan desa, bukan hanya sekedar melanjutkan tugas-tugas administratif,”tegas H. Hasib.







Komentar