Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BELAWAN (ANGKAT BERITA) Penanganan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Polres Pelabuhan Belawan menuai pertanyaan. Hampir tiga pekan sejak laporan dibuat, pelapor mengaku belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) maupun penjelasan tertulis mengenai perkembangan perkara.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLP/727/VII/2026/SPKT/POLRES PEL.BLW/POLDA SUMUT dan dibuat pada 24 Juli 2026. Dalam laporan itu, Fanalo Zai (FZ), yang disebut sebagai pimpinan Panti Asuhan Terang Dunia, tercatat sebagai pihak yang dilaporkan.

Perkara mencuat setelah seorang anak berinisial C meninggalkan panti pada 23 Juli 2026 dan meminta pertolongan warga. Menurut Holijah alias Wina Siregar, C kemudian menceritakan dugaan kekerasan dan dugaan pemerkosaan yang dialaminya.

Wina juga menyebut, saat korban menceritakan kronologi tersebut di rumah Firman Giawa, FZ sempat berupaya memukul korban. Namun, menurut Wina, warga yang berada di lokasi berhasil menghadang FZ.

Baca Juga :  Lanjutan Sidang Lapen DID II, Fakta Sidang Sebut Nama 'Nofi' Pelapor Tegaskan Tak Akan Biarkan Kasus Berhenti di Terdakwa

“FZ sempat berupaya memukul korban di rumah Firman Giawa pada saat korban menceritakan kronologi pemukulan dan dugaan pemerkosaan yang dialaminya. Namun warga yang berada di lokasi berhasil menghadang FZ,” kata Wina.

Wina menyebut terdapat empat anak yang diduga menjadi korban. Namun, dokumen laporan yang diperoleh media mencantumkan tiga anak. Menurut Wina, satu anak berinisial P tidak masuk dalam laporan karena setelah ditemukan di Berastagi, orang tuanya memilih membawa P ke Sibolga dan tidak ingin memperpanjang persoalan.

Wina juga menyebut anak-anak yang berkaitan dengan laporan dan juga P, telah menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Hampir Tiga Pekan, Apa yang Sudah Dilakukan Penyidik?

Pada 11 Agustus 2026, media meminta penjelasan penyidik mengenai perkembangan laporan, pemeriksaan saksi, langkah penyidikan, status FZ, serta alasan SP2HP belum diterima pelapor.

Baca Juga :  Perlombaan Dayung Sampan di pesisir pantai di prakarsai oleh puspa Erass Sumut

Penyidik hanya menjawab: “Baik, SP2HP akan dikirimkan segera, Bang.”

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan substantif mengenai perkembangan perkara.

Pertanyaan pun mengemuka: setelah hampir tiga pekan, sejauh mana laporan dugaan kekerasan seksual terhadap anak ini telah ditindaklanjuti?

Pelapor masih menunggu SP2HP dan penjelasan resmi mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan penyidik.

Polres Pelabuhan Belawan diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka, terutama karena perkara ini menyangkut dugaan kekerasan seksual terhadap anak serta adanya keterangan mengenai dugaan upaya pemukulan terhadap korban.

Publik kini menunggu kejelasan: apa yang sudah dilakukan penyidik, bagaimana perkembangan pemeriksaan, dan kapan pelapor menerima SP2HP?

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru