Bangkalan//Angkatberita.id
Suasana Pos Kamling Kampung Kidul Dalam, Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kamis malam, (24/9/2026), semakin hangat. Secangkir kopi menjadi pembuka obrolan antara jajaran Satbinmas Polres Bangkalan, pemerintah Kelurahan Kraton, bersama segenap warga RW 07 kelurahan Kraton. Kehadiran mereka disambut ramah oleh warga setempat. Hadir juga pada acara tersebut Ipda Agung Intama menambah semaraknya suasana.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari program Kopling (Kopi Keliling) yang saat ini dilakukan oleh Binmas Polres. Namun, kegiatan itu tidak berlangsung dalam suasana formal. Obrolan mengalir, diselingi tanya jawab warga mengenai berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan mereka.
Kasat Binmas Polres Bangkalan AKP Edi Eko Purnomo, S.H. menjelaskan, Kopling sengaja dikemas secara santai agar komunikasi antara polisi dan masyarakat tidak terasa berjarak.
“Kopling ini diharapkan menjadi sarana bagi warga untuk lebih mudah sharing atau menyampaikan informasi maupun persoalan Kamtibmas yang ada di wilayahnya. Dengan suasana ngopi bersama, komunikasi bisa lebih cair dan tidak kaku,” jelas AKP Edi
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Binmas juga memberikan pemahaman mengenai kewenangan terbatas petugas di Poskamling. Warga diingatkan bahwa Poskamling merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan, namun masyarakat tetap memiliki batas kewenangan dalam melakukan tindakan terhadap suatu persoalan.
Penjelasan lain yang cukup mendapat perhatian adalah mengenai penyalahgunaan narkoba. Kasat Binmas menyampaikan bahwa persoalan narkoba harus menjadi perhatian bersama karena pencegahannya tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.
“Untuk penyalahgunaan narkoba, baik pemakai maupun pengedar memiliki konsekuensi hukum sesuai dengan perbuatannya. Karena itu, pencegahan harus dilakukan bersama, mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat sampai dengan kepolisian. Jika warga mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba, segera komunikasikan dengan pihak yang berwenang,” ungkapnya.
Selain narkoba, persoalan pendataan penghuni rumah kos dan kontrakan juga menjadi bagian dari pembahasan. Pemilik kos maupun kontrakan diimbau tidak mengabaikan komunikasi dengan pengurus lingkungan.
“Kami mengimbau pemilik kost maupun kontrakan untuk bekerja sama dengan RT dan RW, terutama terkait identitas para penghuni. Ini penting untuk meminimalisir masuknya orang yang tidak dikenal ke lingkungan kampung atau perumahan,” tegas Kasat Binmas.
Bagi warga Kidul Dalam, pembahasan tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan persoalan lingkungan secara langsung. Tidak ada podium, tidak ada jarak antara pembicara dan warga. Semuanya duduk bersama di gardu, berbicara sambil menikmati kopi panas yang disajikan oleh petugas Binmas.
Kehadiran unsur Kelurahan Kraton juga memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan dan kepolisian.
Pada kesempatan itu Lurah Kraton Imam Hanafi mengapresiasi kegiatan Kopling yang dinilai dapat menjadi ruang komunikasi langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan semacam itu perlu dijaga kesinambungannya agar komunikasi mengenai Kamtibmas tidak hanya berlangsung ketika terjadi persoalan.
Pertemuan akhirnya ditutup dengan doa dan foto bersama. Jajaran Binmas juga memberikan sejumlah perangkat pendukung keamanan dan pelengkap untuk Pos Kamling Kidul Dalam.
Kini tantangannya tinggal satu, “Apakah kehangatan Kopling tersebut mampu diterjemahkan menjadi kegiatan nyata di lapangan?”
Sebab, keamanan lingkungan tidak cukup dibangun dengan pertemuan dan obrolan belaka. Namun hal itu dibutuhkan konsistensi mulai dari ronda, kepedulian antarwarga, komunikasi dengan aparat hingga kesediaan bersama untuk menjaga kampung.
#Robin

Komentar