Samsat Pamekasan Kian Disorot, Dugaan Pungli dan Jalur Calo Mencuat

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025 - 09:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Samsat Pamekasan Kian Disorot, Dugaan Pungli dan Jalur Calo Mencuat

Angkatberita.id || Pamekasan –Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan di Kantor Samsat Pamekasan, Madura, kembali menjadi sorotan tajam. Mengutip laporan investigasi dari media Jawapes, aroma busuk pungli yang melibatkan oknum internal kian tercium kuat, mengindikasikan adanya praktik sistematis dan terorganisir di balik pelayanan publik.

Dikutip dari media Jawapes pada Rabu (16/04), ditemukan bahwa sejumlah pria berpakaian sipil bebas lalu-lalang di area pelayanan Samsat, menawarkan jasa pengurusan dokumen kendaraan dengan janji proses cepat, namun dengan biaya tambahan di luar tarif resmi.

“Saya belum sempat duduk, sudah ditawari. Katanya kalau mau cepat harus lewat mereka dan bayar lebih,” ujar Mat (nama samaran), seorang warga yang berniat memperpanjang STNK saudaranya.

Baca Juga :  Sertijab 23 PJU dan Kapolres Jajaran Polda Jatim, Salah Satunya Kapolres Pamekasan

Lebih lanjut, pengakuan mengejutkan datang dari seorang mantan calo lintas kabupaten yang kini telah berhenti dari aktivitas tersebut. Ia mengungkap bahwa keterlibatan calo di Samsat Pamekasan bukan hal baru, dan bahkan diduga dilindungi oleh oknum di dalam.

Situasi ini menunjukkan lemahnya pengawasan serta indikasi kuat adanya pembiaran dari pihak-pihak yang seharusnya menegakkan aturan. Hingga berita ini dinaikkan kembali oleh Angkatberita.id, belum ada keterangan resmi dari pihak Samsat Pamekasan, konfirmasi kepada Kanit Regident belum bisa dilakukan dikarenakan masih dalam hari libur.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi Tinjau SPPG, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Sebagai bentuk keresahan terhadap praktik ini, sejumlah warga dan aktivis sipil di Pamekasan menyatakan akan menggelar audiensi terbuka dengan pihak Samsat dan perwakilan instansi terkait dalam waktu dekat.

Mereka mendesak adanya transparansi, evaluasi menyeluruh terhadap layanan publik di Samsat, serta tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat.

Jika dugaan ini terbukti benar, maka praktik semacam ini bukan hanya mencederai kepercayaan publik, tetapi juga merusak integritas lembaga pelayanan negara yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberi kemudahan dan keadilan bagi masyarakat.

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru