RSUD dr. H. Moh. Anwar di Ujung Krisis, Kepemimpinan Erliyati Tuai Kritik Pedas

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 10:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kiri: Direktur RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep, Erliyati. Kanan: Komentar salah satu keluarga pasien dimedia tik-tok Angkat Berita, terkait pelayanan yang sangat buruk.

Sumenep||https://Angkaberita.id-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep kini berada di titik nadir kepercayaan publik. Di bawah kepemimpinan Direktur Erliyati, rumah sakit milik Pemerintah di ujung timur Pulau Madura ini justru terseret dalam pusaran persoalan serius: dugaan nepotisme, pelayanan buruk, dan profesionalitas yang kian dipertanyakan.

Sorotan tajam datang dari berbagai kalangan, termasuk praktisi hukum, aktivis, dan keluarga pasien. Salah satunya, seorang praktisi hukum berinisial H menyebut RSUD telah mengalami degradasi manajerial yang akut.

“Viralnya RSUD bukan tanpa sebab, ini murni akibat buruknya kepemimpinan yang otoriter dan tidak transparan. Sistem yang dibangun tidak sehat,” tegasnya.

Yang paling menjadi sorotan adalah praktik rekrutmen pegawai melalui jalur Ikatan Kerja Sama (IKS) yang diduga sarat kepentingan. Berdasarkan data yang diperoleh Angkat Berita, hingga pertengahan 2025 tercatat ada 51 pegawai IKS. Di antara mereka terdapat tenaga medis dan administratif, termasuk beberapa nama yang disebut-sebut sebagai “titipan”.

Baca Juga :  Di Duga Rumah Makan Berkedok Jadi Penampungan BBM Subsidi Pertamina Berjenis Solar

Pegawai berinisial S dan BN diduga kuat merupakan bawaan langsung dari Direktur RSUD. Sementara inisial HB disebut sebagai hasil lobi dari jaringan senior di lingkungan RSUD. Kondisi ini menunjukkan bahwa proses perekrutan tidak hanya cacat etika, tapi juga mengabaikan prinsip meritokrasi dalam pelayanan publik.

Tak hanya itu, publik juga mengeluhkan buruknya kualitas pelayanan terhadap pasien. Beberapa keluarga pasien mengaku dipersulit dalam proses administrasi, minimnya informasi medis, hingga perlakuan diskriminatif oleh oknum tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Dugaan Proyek Fiktif di Aenganyar, Ratusan Juta Dana Desa Raib — Kades Berdalih Tak Ada Tukang

“Ini rumah sakit milik rakyat, bukan milik satu kelompok. Tapi sekarang lebih mirip ladang kekuasaan elit internal,” ujar seorang keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya.

Lebih miris, munculnya istilah pegawai “siluman” pun semakin mempertegas amburadulnya tata kelola SDM di RSUD Sumenep. Praktik ini diduga untuk mengamankan loyalitas serta menyingkirkan elemen-elemen internal yang tidak sejalan dengan kepentingan direktur.

Kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, suara publik mulai menggema lantang. Mereka mendesak orang nomor satu di kabupaten ini agar tidak menutup mata terhadap kerusakan sistemik yang terjadi di RSUD kebanggaan daerah tersebut.

“Jika visi misi Bupati tentang pelayanan kesehatan hanya berhenti di baliho, maka rakyat akan terus jadi korban,” pungkas H.(Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru