Peredaran Narkoba di Kepualauan Menghawatirkan, Satgas Bannar Ansor Angkat Bicara

- Redaksi

Minggu, 3 Agustus 2025 - 10:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Saipur Rahman, Ketua Satgas BANAAR Ansor.

 

SUMENEP||https://Angkatberita.id– Peredaran narkotika di Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kini berada ditahap menghawatirkan. Sindikat narkoba yang terus menyebar luas tanpa pengendalian dari pihak terkait terus menjadi sorotan tajam dari berbagi elemen.

Sebelumnya, sorotan tajam itu datang dari anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Ahmad Juhairi, pada tanggal 30 Juli 2025, untuk jangan main-main! Desak APH dan BNN, sikat bandar narkoba di Kepulauan Masalembu.

Namun sayangnya ultimatum tersebut seakan tak diindahkan oleh pihak terkait, bisnis haram tersebut bukan hanya masih eksis, bahkan disebut semakin tumbuh subur, tanpa hambatan dari Aparat Penegak Hukum (APH) maupun BNN.

Yang lebih menghawatirkan lagi, dari informasi yang diterima Angkat Berita, salah satu lokasi transaksi narkoba dikabarkan hanya berjarak sekitar 60 meter dari kantor Polsek Masalembu.

Inisial B, A, MH, S, dan keterlibatan perempuan sebut saja “melati” sebagai donatur utama, terus leluasa dalam menjalankan bisnis gelap tersebut. Sindikat tersebut diduga kebal hukum.

Baca Juga :  32,75 Gram Sabu Disita, Kasat Narkoba Polres Simalungun Berhasil Tangkap Bandar Narkoba, Perang Terhadap Narkoba, Kami Tidak Akan Mundur

Temuan dilapangan itu memicu pertanyaan besar publik terhadap APH dan BNN, yang dinilai tidak mempunya nyali dalam memberantas peredaran barang haram tersebut.

Keberadaan narkotika di Kepulauan Masalembu, diduga mempunyai jalur distribusi khusus melalui lautan, tanpa tersentuh penegak hukum. Pergerakan yang masif dan terorganisir juga salah satu pendukung untuk memperlancar bisnis gelap sindikat tersebut.

Penyalahgunaaan narkoba adalah ancaman serius yang mengintai generasi muda di Kepulauan Masalembu. Bukan hanya itu, dengan kondisi yang sedemikian, juga memperparah citra Masalembu sebagai wilayah yang mulai diidentikkan dengan sarang narkoba.

Saipur Rahman, Ketua Satgas BANAAR Ansor sekaligus anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PKB Dapil 7, juga ikut angkat bicara mengenai fenomena tersebut.

“Mari jaga anak-anak kita dari pengaruh pergaulan buruk. Kita harus berani bertanya kenapa pulau yang kita cintai bisa menjadi sarang narkoba? Jangan lepas dari spiritualitas, perbanyak sholawat, minta bimbingan Kanjeng Nabi agar dijauhkan dari hal-hal negatif seperti narkoba,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).

Baca Juga :  Kecelakaan di Tanah Merah Dilaporkan Tiga Pengemudi Luka Ringan.

Lebih lanjut, Saipur mengingatkan bahwa terkadang masyarakat terjebak dalam anggapan bahwa pelaku peredaran narkoba adalah pihak yang semata-mata harus ditindak.

Padahal, menurutnya, kesadaran spiritual dan sosial dapat menjadi tameng utama.

“Kalau kita sadar, dan Allah memberi kesadaran, meskipun sabu segunung pun disodorkan, tidak akan kita sentuh,” ujarnya.

Sebagai putra daerah, Saipur menegaskan bahwa semua pihak khususnya Aparat Penegak Hukum (APH) memiliki tanggung jawab besar untuk tidak tinggal diam.

Ia mendesak agar APH benar-benar hadir secara aktif dan nyata dalam menangani persoalan narkoba yang merusak masa depan generasi muda Masalembu.(Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru