Lapangan Sepak Bola Rp2,5 Miliar di Sampang Bermasalah: Publik Menanti Langkah Tegas Inspektorat.

- Redaksi

Senin, 6 Januari 2025 - 09:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPD Barisan Independen Nusantara saat kroscek lapangan

SAMPANG || ANGKAT BERITA -Kabupaten Sampang terus menjadi perbincangan khalayak ramai setelah proyek pembangunan lapangan sepak bola di kelurahan Dalpenang senilai Rp2,5 miliar yang dikelola oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) ditemukan banyak kejanggalan.

Proyek yang dilaksanakan oleh CV. Ika Mulya Cipta Mandiri  asal Jember  ini menuai kritik tajam karena dianggap tidak sesuai dengan standar pekerjaan yang seharusnya.

Meski telah melalui proses serah terima pertama (PHO), proyek tersebut ternyata belum rampung sepenuhnya. Salah satu kekurangan yang mencolok adalah belum terpasangnya instalasi listrik di lokasi.

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan bahwa pekerjaan dilakukan secara asal-asalan, tanpa memperhatikan kualitas dan kelengkapan fasilitas yang seharusnya.

Ketua Barisan Independen Nusantara (BIN), Arifin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah kejanggalan, mulai dari proses pelelangan, administrasi, hingga pelaksanaan di lapangan. “Ada banyak hal yang perlu dijelaskan. Dari awal proses lelang hingga pelaksanaan, ditemukan kejanggalan yang mengindikasikan adanya pelanggaran.

Baca Juga :  Musim Honor Perangkat Desa Tak Dibayarkan "Kab.Sampang Jauh Dari transparansi"

‘Kami telah melayangkan surat permohonan audiensi kepada dinas terkait, kita tinggal nunggu saja nanti seperti apa jawaban pihak terkait,” ungkap Arifin. Senin (06/01/25)

Selain itu, Arifin menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab, seperti bagian pengadaan barang dan jasa (Barjas) dan Disporabudpar, harus segera memberikan klarifikasi.

Masyarakat juga menuntut transparansi dari Inspektorat Kabupaten Sampang, yang hingga kini belum memberikan jawaban resmi meski desakan publik terus meningkat.

Proyek ini, yang seharusnya menjadi kebanggaan warga Sampang, justru berubah menjadi polemik akibat dugaan kelalaian dan pelanggaran prosedur. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang efektivitas pengawasan pemerintah daerah terhadap proyek-proyek yang menggunakan anggaran publik.

Baca Juga :  Pelayanan Buruk di Puskesmas Camplong Jadi Sorotan: Warganet Desak Perbaikan SDM

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disporabudpar maupun Inspektorat belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan ini. Sementara itu, masyarakat menuntut agar audit khusus segera dilakukan untuk memastikan tidak ada pihak yang bermain-main dengan dana publik.

Proyek ini adalah cermin buruk pengelolaan anggaran daerah yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Ketegasan dan transparansi mutlak diperlukan untuk menyelesaikan persoalan ini dan mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang. Masyarakat kini menanti tindakan nyata, bukan sekadar janji dari para pemangku kepentingan.

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru