Ketua PAKIS Tantang Bupati Bangkalan: Tes Urine ASN hingga DPRD, Jangan Hanya Pecat Pemakai Narkoba

- Redaksi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 22:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, angkatberita.id

Kebijakan tegas Bupati Bangkalan Lukman Hakim yang siap memecat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) pengguna narkoba menuai respons kritis dari Ketua Umum LSM Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS) Kabupaten Bangkalan, Abdurahman Tohir.

Menanggapi penangkapan oknum ASN dan THL di Kecamatan Modung yang kedapatan mengonsumsi sabu di kantor kecamatan, Abdurahman menegaskan bahwa pemecatan langsung terhadap pengguna narkoba dinilai terlalu gegabah. Menurutnya, ASN atau THL hanya layak diberhentikan secara tidak hormat jika terbukti menjadi pengedar, bukan sekadar pengguna.

Baca Juga :  Tiga Proyek Irigasi di Aengdake Bluto Diduga Menyimpang, Warga Pertanyakan Manfaatnya

“Pengguna narkoba memang salah, tapi mereka juga korban. Pemecatan harus melalui keputusan hukum, apalagi kalau statusnya hanya sebagai pemakai. Kalau pengedar, silakan pecat dan proses sesuai hukum,” tegas Abdurahman, Minggu (10/8/2025).

Ia bahkan menantang Bupati Lukman untuk menerapkan tes narkoba secara menyeluruh, mulai dari tes urine hingga tes rambut, bagi seluruh ASN, pejabat publik, dan anggota DPRD Bangkalan, sebagai langkah deteksi dini yang objektif dan transparan.

Baca Juga :  Polres Bangkalan Hadirkan Wajah Baru Kukuhkan Pengabdian Tanpa Batas

“Jangan hanya bawahan yang jadi korban. Pimpinan juga harus diperiksa. Kalau mau adil, tes semua pejabat tanpa terkecuali,” tegasnya.

Abdurahman juga mengingatkan bahwa bahaya narkoba memang nyata, namun pengedar narkoba, koruptor, dan pelaku pungli di jajaran pemerintah jauh lebih merugikan rakyat. Untuk itu, ia mendorong solusi rehabilitasi bagi ASN pengguna agar bisa kembali menjalankan tugasnya.

“ASN itu mengabdi butuh perjuangan. Kalau hanya pemakai, berikan rehabilitasi, bukan pemecatan semena-mena,” pungkasnya.

(Robin)

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru