Prof Rokhmin Dahuri Bersama Bulog Indramayu Gelar Penyaluran Bapanas di Desa Ujungpendok Jaya

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 02:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu,- angkatberita.id

Perum Bulog Cabang Indramayu menyalurkan Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) sebanyak 3.460 kilogram beras kepada 173 penerima manfaat di Desa Ujungpendok Jaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (11/8/2025). Penyaluran ini menjadi bagian dari program bantuan pangan pemerintah pusat untuk enam bulan ke depan.

Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, mengatakan bantuan kali ini dibagikan untuk kebutuhan dua bulan sekaligus, dengan setiap penerima bantuan pangan (PBP) mendapatkan 20 kilogram.

“Di Desa Ujungpendok Jaya ini ada 173 penerima bantuan pangan. Masing-masing menerima 20 kilogram beras untuk dua bulan, jadi total keseluruhan beras yang dibagikan di desa ini sebanyak 3.460 kilogram,” ujar Sri Wahyuni.

Baca Juga :  Bulog Indramayu Siap Dukung Launching KMP Yang Pertama Didesa Bondan

Sri menyebut, penyaluran bantuan pangan di Indramayu telah mencakup seluruh 31 kecamatan dengan total 317 titik pembagian, baik di desa maupun kelurahan. Penyaluran di Desa Ujungpendok Jaya menjadi yang terakhir.

“Beras di gudang kami siap didistribusikan. Mekanisme diatur pemerintah pusat. Masyarakat antusias menerima bantuan ini, apalagi pembagian dilakukan sekaligus dua bulan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI, H Rokhmin Dahuri, yang tengah melakukan reses di daerah pemilihannya. Rokhim menyampaikan dukungannya terhadap program bantuan pangan dan berharap penyaluran dilakukan tepat sasaran.

Baca Juga :  Proyek Jalan “Siluman” di Jaba’an Sumenep Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Tanpa Papan Nama

“Bantuan ini sebaiknya hanya untuk warga yang benar-benar membutuhkan, seperti lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat kurang mampu. Warga yang mampu jangan ikut menerima,” kata H.Rokhmin Dahuri.

Rokhmin mengingatkan, bantuan pangan bersifat sementara. Adapun tujuan jangka panjang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah pemberdayaan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan keterampilan (reskilling dan upskilling) bagi warga usia produktif.

“Kami di DPR bersama Bulog dan pemangku kepentingan akan terus mengawasi agar bantuan tepat sasaran. Data penerima sudah ada, dan kami pastikan tidak ada penyalahgunaan,” tegasnya.

 

(Thoha)

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru