
Pamekasan ( ANGKAT BERITA) -Kebakaran hebat terjadi di kompleks RSUD dr. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan pada Kamis (12/12/2024) sekitar pukul 01.45 WIB. Sebanyak delapan kantin dari total 15 kantin yang ada di area rumah sakit tersebut terbakar habis.
Direktur RSUD Smart Pamekasan, dr. Raden Budi Santoso, menjelaskan bahwa saat kejadian, petugas keamanan rumah sakit sudah berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran ringan (APAR), namun api terus menyebar. Tim pemadam kebakaran (Damkar) baru tiba di lokasi pada pukul 02.26 WIB dan berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 03.45 WIB.
“Hingga saat ini, kami masih menyelidiki penyebab kebakaran. Delapan kios terbakar habis dari total 15 kios yang ada di rumah sakit,” ujar dr. Budi.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil akibat kebakaran belum dapat dipastikan. Dr. Budi menambahkan bahwa sumber api diduga berasal dari kios “Sri Rejeki,” milik Sri Mulyani, yang sudah tutup saat kejadian. Penjaga kios, Sri Mulyani, menutup kiosnya sekitar pukul 01.00 WIB dan pamit pulang kepada petugas sekuriti rumah sakit. Sekitar pukul 02.17 WIB, sekuriti yang sedang melakukan patroli rutin melihat api sudah menyala di kios tersebut.
“Semua kios dalam keadaan tutup, kecuali satu kios yang buka 24 jam. Kami memperkirakan kerugian akibat kebakaran ini mencapai sekitar Rp100 juta,” tambah dr. Budi.
Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, melalui Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran ini.
“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang terjadi di RSUD Smart Pamekasan,” ungkap AKP Sri Sugiarto.
Pihak RSUD dan kepolisian berkomitmen untuk mengungkap penyebab kebakaran ini dan mencegah agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.;;;;;;;







Komentar