SAMPANG (ANGKAT BERITA) Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sampang, Imam Bukhori Muslim, menyayangkan dugaan skandal yang menyeret Kepala Puskesmas Robatal dan mendesak pemerintah daerah menjatuhkan sanksi tegas apabila pelanggaran terbukti.
“Saya sangat menyayangkan kejadian ini, Pemkab Sampang dan Dinas Kesehatan harus bertindak tegas, kalau terbukti melakukan pelanggaran, saya berharap sanksi maksimal diberikan, bahkan jika perlu sampai pemecatan sesuai aturan yang berlaku,” kata Imam. Sabtu (10/10)
Anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) 6 itu menilai, seorang kepala puskesmas seharusnya menjadi teladan bagi bawahannya serta menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan.
Menurut dia, dugaan peristiwa tersebut tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi mencoreng nama baik institusi pelayanan kesehatan dan merugikan berbagai pihak.
Imam meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang segera melakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan, ia menegaskan, jabatan pimpinan fasilitas kesehatan harus diiringi tanggung jawab moral dan profesional.
“Ini menyangkut nama baik institusi, pemerintah daerah jangan diam, periksa secara menyeluruh dan tindak tegas apabila terbukti ada pelanggaran,” ujarnya.
Dugaan tersebut muncul setelah suami seorang bidan mendatangi Puskesmas Robatal bersama Babinsa pada 7 Oktober 2026, peristiwa itu kemudian berujung pada penanganan oleh aparat kepolisian.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang mengenai langkah yang akan diambil terhadap dugaan tersebut.

Komentar