Diduga Rencana Intervensi Bupati Pada Kasus Syamsiah Dibocorkan Orang Terdekat.

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, angkatberita – Sebuah akun video TikTok Aziz Lacak yang berdurasi 30 detik kembali memantik bara politik dan hukum di Sampang, dengan gaya provokatif, video itu memampang tulisan besar: “5 Saksi Beratkan Terdakwa Oknum ASN, Kini Bupati Sampang Teken Nasib Syamsiah.”

Kalimat itu bukan sekedar sensasional, tapi menyulut dugaan liar: seolah-olah Bupati Sampang punya andil langsung dalam menentukan nasib hukum Syamsiah, ASN yang kini diadili dalam kasus dugaan penipuan jual beli tanah.

Yang bikin publik geleng-geleng, akun penyebar video justru disebut-sebut dekat dengan lingkar dalam Bupati sendiri, kalau benar demikian, wajar kalau banyak yang menilai ini bukan sekedar unggahan iseng, melainkan serangan opini yang “ditembakkan” dari dalam rumah sendiri.

Baca Juga :  Desa Majangan, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang Salurkan bantuan pangan yang Dilaksanakan Perangkat Desa

Masalahnya, kalau memang Bupati mau terlihat tegas menegakkan hukum, kenapa yang disorot justru perkara Syamsiah yang nilainya tak seberapa, sementara di depan mata ada kasus dugaan korupsi proyek Lapen Rp 12 miliar dengan empat tersangka, dua di antaranya ASN bawahan langsungnya tak sekalipun muncul narasi “Bupati teken nasib” di media sosial?

Sekjen Laskar Pemberdayaan dan Peduli Rakyat (Lasbandra), Rifai, tak menahan sindiran pedasnya.

“Lucu. ASN yang dituduh penipuan bisa langsung diseret-seret nama Bupati, tapi ASN yang terjerat korupsi miliaran justru aman dari narasi panas, jangan sampai ada kesan hukum ini hanya jadi alat ‘menyucikan’ pemimpin, sambil mengorbankan bawahan yang salah satunya mungkin hanya jadi kambing hitam,” ujarnya. Selasa (12/08)

Baca Juga :  Kanit Regident Ipda Rizky Pimpin Apel Kesiapan Pelayanan, Wabup KH. Imam Hasyim Turut Menguatkan

Publik mulai mencium arah opini yang sedang digiring, kalau benar ada intervensi atau permainan framing, ini bukan hanya merusak citra ASN yang sedang diadili, tapi juga bisa jadi bumerang bagi Bupati sendiri.

Hukum seharusnya tegak lurus, bukan bengkok ke arah yang menguntungkan kekuasaan, dan yang paling diingat publik: siapa yang hobi main api, siap-siap terbakar duluan.

 

Berita Terkait

Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi
Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI
Meriahkan Agustusan Jalan Sehat Dusun Krikilan Desa Ngembeh Bertabur Doorprize Utama Kulkas dan Sepeda Gunung
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Meriahkan Agustusan Jalan Sehat Dusun Krikilan Desa Ngembeh Bertabur Doorprize Utama Kulkas dan Sepeda Gunung

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Berita Terbaru