Dua Oknum Polisi Polsek Masalembu Diduga Jadi “Backing” Narkoba, Kapolres Diminta Bertindak Tegas

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ternodai: Dua oknum anggota Polri diduga terlibat dalam kasus narkoba di Masalembu

SUMENEP||https://Angkatberita.id – Kasus peredaran narkoba di Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kian mengkhawatirkan. Ironisnya, dugaan keterlibatan aparat penegak hukum justru semakin kuat. Dua oknum anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Masalembu berinisial E dan S, disebut-sebut ikut bermain dalam bisnis haram tersebut.

Informasi yang diterima Angkatberita menyebut, keduanya masih berstatus anggota aktif dan justru diduga melindungi jaringan peredaran narkoba di wilayah kepulauan. Fakta ini menambah panjang daftar kekecewaan masyarakat terhadap lemahnya penegakan hukum di kawasan terpencil itu.

Sebelumnya, pada 30 Juli 2025, Komisi I DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi, telah memberikan peringatan keras kepada aparat penegak hukum (APH) dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia menegaskan, tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang bermain mata dengan bandar narkoba.

Baca Juga :  Diduga Markup Dana BOS 2025, Kepsek SMP Negeri Karang Jaya Tidak Bisa Memberi Keterangan Soal Rincian Anggaran

“Jika ada oknum yang ‘bermain mata’ dengan bandar narkoba, tidak ada ampun. Harus diusut tuntas. Jangan pernah main-main dengan masa depan generasi bangsa,” tegas Juhairi.

Namun hingga kini, peringatan keras itu seolah hanya angin lalu. Aparat hukum terkesan mandul, tanpa ada tindakan tegas yang menyentuh jaringan besar, termasuk oknum polisi yang diduga jadi pelindung.

Masyarakat Masalembu mengaku resah. Peredaran narkoba begitu bebas, seolah tanpa hambatan. Ironisnya, penegakan hukum disebut hanya menyasar pengguna, sementara para pengedar dan bandar besar tak tersentuh.

“Ini jelas ada indikasi hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Aktivis pemerhati masyarakat Masalembu, Ruspandi, bahkan secara tegas membenarkan adanya keterlibatan aparat. Ia menyebut ada jaringan bandar besar berinisial B, A, MH, S, dan seorang perempuan yang disebut Melati, yang dilindungi oleh oknum polisi.

Baca Juga :  Proyek Tugu Keris Tanpa Prasasti Diduga Langgar UU Keterbukaan Informasi, DPRD Sumenep Angkat Suara

“Iya mas, benar. Ada keterlibatan oknum anggota kepolisian di balik bandar besar itu,” ungkap Ruspandi pada 18 Agustus 2025.

Ruspandi mendesak AKBP Rivanda S.I.K., Kapolres Sumenep, agar tidak menutup mata.

“Kapolres jangan diam. Ini tindakan biadab. Apalagi ada keterlibatan anak buah sampean sendiri di lapangan,” tegasnya.

Lebih jauh, Ruspandi mengungkap adanya indikasi setoran rutin dari para bandar narkoba kepada oknum polisi. Bahkan, ia menuding ada kemungkinan aliran uang haram itu juga mengalir ke level atas jika Kapolres terus bungkam.

“Kalau Polres tetap diam, sangat mungkin mereka juga ikut kecipratan hasil bisnis haram itu,” pungkasnya.(Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru