GASI Desak Bea Cukai Madura, Segera Laksanakan Isi Notula Audensi, Jangan Hanya Janji

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025 - 21:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: screenshot Hasil Notula Audensi GASI Ke Bea Cukai Kanwil 1

Pamekasan, angkatberita.id – Hampir tiga pekan pasca audensi yang dilakukan Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI) dengan Bea Cukai Jawa Timur I, persoalan peredaran rokok ilegal merek Geboy, Hummer, dan HJS yang tidak berpita cukai dinilai belum menunjukkan progres penindakan nyata, GASI menilai Bea Cukai Madura masih terkesan mandek dan belum menindaklanjuti kesepakatan yang tertuang dalam notula audensi.

Ketua GASI, Achmad Rifa’i, menegaskan pihaknya sangat kecewa dengan sikap Bea Cukai Madura yang dinilai lamban dan tidak konsisten. “Kami ingatkan, jangan berlagak pilon, notula sudah jelas, pelanggaran sudah diakui, tapi sampai hari ini belum ada tindakan yang nyata,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga :  Satpol PP Pamekasan Lempar Tangan, Aktivis Janji Kawal Kasus Rokok Ilegal Kades Panglemah

Dalam audensi yang digelar bersama perwakilan Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I, pihak bea cukai sebelumnya telah mengakui adanya pelanggaran terkait pita cukai, beberapa merek rokok disebut beredar di pasaran tanpa dilekati pita cukai sebagaimana mestinya.

“Kalau pelanggaran sudah nyata diakui, kenapa langkah tegas belum juga dijalankan? Jangan hanya sebatas janji menindak tanpa kejelasan mekanisme dan batas waktu,” tegas Rifa’i.

Baca Juga :  GASI Siapkan Surat Audiensi ke Kanwil Bea Cukai Jatim I, Minta Kasus Rokok Ilegal SR di Panglemah Ditangani Serius

GASI bahkan menuding ada indikasi perlindungan terhadap peredaran rokok ilegal tertentu, mereka mengingatkan bahwa publik semakin curiga adanya permainan oknum di balik lambannya penindakan.

“Kami hanya mengingatkan biar tidak menjadi bom waktu kedepannya ,” tambahnya.

Rifa’i menegaskan, GASI tidak akan tinggal diam, jika Bea Cukai Madura tetap tidak menjalankan isi notula audensi, pihaknya akan mengawal persoalan ini hingga ke tingkat nasional. “Kami siap membawa kasus ini ke Kementerian Keuangan dan DPR RI. Penegakan hukum jangan tebang pilih,” tegasnya.

(BBG)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru