Kasus Dugaan Penculikan dan Pemerkosaan Anak dibawah Umur Masih Gelap Polres Sampang Dinilai Hanya Beri Jawaban Normatif

- Redaksi

Minggu, 24 November 2024 - 09:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rumah Bunga ( nama Samaran) Di Kecamatan Omben Korban Dugaan Penculikan dan Pemerkosaan

Sampang (ANGKAT BERITA) “Coba carikan info tentang pelaku pemerkosaan keberadaannya,” begitulah kalimat yang selalu diucapkan oleh Humas Polres Sampang saat ditanya tentang perkembangan kasus dugaan penculikan dan pemerkosaan yang menimpa Bunga (bukan nama sebenarnya), seorang remaja 14 tahun asal Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Pernyataan tersebut terus diulang, seakan menjadi jawaban standar yang menandakan belum adanya titik terang dalam pengusutan kasus ini. Sabtu (23/11)

Diberitakan sebelumnya, Peristiwa memilukan ini terjadi 25/10 silam saat Bunga mau berangkat mengaji dia diculik 2 orang remaja Inisial MZ Dan L Asal Desa Tlambah Kecamatan Karangpenang, lalu disekap, hingga mengalami kekerasan seksual dirumah MZ sebelum akhirnya dibuang begitu saja di wilayah Pamekasan.

Baca Juga :  Heboh, Oknum Guru PNS di Tanjab Barat Diduga Terlibat Skandal Video Syur, Warga Geger

Kisah yang menyayat hati ini sudah dilaporkan dengan nomor LP/B/213/X/2024/SPKT/POLRES SAMPANG/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 26 Oktober 2024

Kasus ini telah menyedot perhatian masyarakat karena selain melibatkan korban di bawah umur, kejadian ini juga menyisakan trauma mendalam bagi keluarga korban. Ironisnya, meskipun laporan telah dibuat sejak beberapa waktu lalu, pihak kepolisian terlihat lamban dalam mengungkap keberadaan pelaku dan memastikan keadilan bagi korban. Keluarga korban terus mendesak agar aparat penegak hukum lebih serius dan profesional dalam menangani kasus ini, sementara masyarakat Omben,Para Aktivis Dan tokoh Agama Setempat, mulai mempertanyakan sejauh mana komitmen kepolisian dalam melindungi warganya.

Baca Juga :  Tersangka Pencabulan Anak di Sampang Ditangkap, Keluarga dan Aktivis Desak Polisi Usut Pihak Lain

Dengan semakin lamanya kasus ini tanpa kejelasan, tekanan publik pun terus meningkat, menuntut keadilan dan perlakuan yang lebih tegas terhadap pelaku kejahatan yang hingga kini masih bebas berkeliaran.

;;;;;;;

Berita Terkait

Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara
Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI
Diduga Jual Perumahan Ilegal, Pengelola AQSO Residence Dilaporkan ke Polres Bangkalan
Lepas Pengedar Sabu Asal Tragah Bangkalan, Diduga Kasat Narkoba Terima Uang Rp 65 Juta.
Berkas Dinyatakan Lengkap Oleh JPU, Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur Serahkan Tersangka Pembunuhan Kurir Paket
Lempar Bondet dan Ancam Warga dengan Celurit, Pria Pasrepan Diringkus Polisi
Gamelan Hilang di Museum Cakraningrat, Polres Bangkalan Selidiki Dugaan Pencurian
Polres Sampang Terbitkan DPO Basir, Tersangka Kasus Pencabulan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:57 WIB

Diduga Jual Perumahan Ilegal, Pengelola AQSO Residence Dilaporkan ke Polres Bangkalan

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:40 WIB

Lepas Pengedar Sabu Asal Tragah Bangkalan, Diduga Kasat Narkoba Terima Uang Rp 65 Juta.

Rabu, 19 November 2025 - 12:18 WIB

Berkas Dinyatakan Lengkap Oleh JPU, Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur Serahkan Tersangka Pembunuhan Kurir Paket

Berita Terbaru