
Bangkalan.angkatberita.id
Warga RT 6 RW 7 Kelurahan Kraton, Kecamatan Kota Bangkalan, menunjukkan semangat kebersamaan dengan melakukan gotong royong memperlebar jembatan kampung yang selama ini dianggap terlalu sempit untuk dilalui mobil.
Menariknya, kegiatan gotong royong ini dilakukan saat matahari telah terbenam, atau pada malam hari, demi menyesuaikan waktu luang warga yang mayoritas bekerja di siang hari. Diterangi lampu merkuri, semangat warga tak surut untuk menyelesaikan proyek jembatan yang dinilai sangat penting bagi aksesibilitas kampung mereka.
Pelebaran jembatan ini merupakan inisiatif murni warga setempat dengan menggunakan dana swadaya masyarakat. Ketua RT 6, Jasmani, menyampaikan bahwa pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan akses kendaraan roda empat yang sebelumnya kesulitan melintasi jembatan tersebut.
“Dengan diperlebarnya jembatan ini, mobil bisa lebih mudah lewat. Jalan ini adalah akses tembus dari kampung Kidul Dalam menuju Jalan Raya Jokotole,” ujar Jasmani saat ditemui di lokasi gotong royong, Selasa (22/7)
Salah satu tokoh masyarakat, Nurul Hidayat, juga menegaskan pentingnya pelebaran jembatan sebagai langkah strategis membuka konektivitas wilayah. Ia menyebutkan bahwa jalur baru ini tidak hanya mengarah ke Jalan Raya Jokotole, tetapi juga bisa tembus ke Jalan Halim Perdana Kusuma, (Ringroad), hingga Jalan Pemuda Kafa (Junok) yang mengarah ke akses utama Suramadu.
“Ini langkah positif untuk kemajuan wilayah. Dengan jembatan ini dilebarkan, kawasan Kidul Dalam bagian utara dan timur sungai akan lebih hidup. Bahkan bisa mendorong pertumbuhan pemukiman baru,” kata Nurul dengan senyum tipisnya.
Warga di sekitar wilayah Kidul Dalam bagian utara pun menyambut baik pembangunan ini. Mereka mengaku bangga dan senang karena tak lagi harus memutar melalui jalur utama di Jalan Mayjen Sungkono untuk mencapai kawasan pusat kota atau jalur lintas Bangkalan–Surabaya.
Pelebaran jembatan ini diharapkan menjadi pemantik tumbuhnya geliat pembangunan lokal dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di pusat Kota Bangkalan.







Komentar