Warga Kraton Pertanyakan Perpanjangan Izin Tower Telekomunikasi di Area Kodim 0829 Bangkalan.

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025 - 14:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, Angkatberita.id– Warga RT 6 RW 7, Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Kota Bangkalan, mempertanyakan kejelasan status perpanjangan izin tower telekomunikasi yang berdiri di pojok lingkungan Kodim 0829 tepat sebelah Timur bersebelahan dengan kampung. Tower segitiga tersebut telah berdiri lebih dari 10 tahun, namun hingga kini belum ada informasi resmi terkait izin lanjutan maupun kompensasi kepada warga sekitar.

Pada saat pendiriannya, warga sempat menerima kompensasi dari pihak pengelola dan mengikuti sosialisasi dari pihak terkait. Namun, setelah masa izin awal yang diperkirakan hanya berlaku satu dekade berakhir, tidak ada tindak lanjut atau sosialisasi dari pihak pengelola.

Baca Juga :  Personel Polres Langkat Laksanakan Binrohtal Rutin. Untuk tingkatkan kebersamaan Dan profesionalisme

“Kami merasa diabaikan. Dulu saat awal didirikan sekitar tahun 2006, kami diajak bicara dan ada kompensasi. Tapi setelah 10 tahun berlalu, semuanya seperti hilang. Tower masih berdiri, tapi kami tidak tahu apa statusnya sekarang,” ungkap seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan. (Minggu, 6/7)

Warga juga menuntut adanya transparansi dan kepastian hukum atas keberadaan tower tersebut, mengingat dampaknya masih mereka rasakan sehari-hari. Mereka mempertanyakan kelanjutan izin serta bentuk tanggung jawab sosial dari pengelola.

Menanggapi hal ini, salah satu anggota Kodim 0829 Bangkalan menyatakan bahwa urusan tower tersebut adalah kerjasama langsung dari pihak Kodam V/Brawijaya.

Baca Juga :  RS Anna Medika Tegaskan Tidak Ada Penolakan Pasien, Manajemen Akui Terjadi Miskomunikasi

“Itu kerja samanya langsung ke Kodam V/Brawijaya,”

ujarnya singkat. Minggu siang, (6/7)

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola tower maupun instansi teknis terkait seperti, Kodim 0829, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kominfo kabupaten Bangkalan ataupun pihak terkait lainnya.

Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan audit dan klarifikasi agar keberadaan tower tersebut tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

Media akan melakukan investigasi lanjutan dan memberikan informasi terbaru kepada publik tentang perkembangan kasus ini.

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru