Video TikTok Bongkar Kejamnya Dosen IAIN Madura, Mahasiswi Meninggal Diduga Karena Depresi Skripsi

- Redaksi

Selasa, 10 Desember 2024 - 10:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan (ANGKAT BERITA) – Sebuah video TikTok @trending.politik yang viral kini menjadi perbincangan hangat, memperlihatkan kecaman terhadap dosen di IAIN Pamekasan Madura, terkait meninggalnya seorang mahasiswi Prodi BKPI semester 8, yang diduga mengalami depresi akibat kesulitan menyelesaikan skripsi. Selasa (10/12/24)

Video yang cepat tersebar ini memicu gelombang protes di media sosial, dengan banyak netizen menyoroti sikap dosen yang dianggap tidak peduli dengan kesejahteraan mental mahasiswanya.

Dalam video tersebut, akun @ajasaka menyuarakan kritik tajam, “Masih ada dosen begituan ya? Ini jaman bukan jaman Londo,” yang menyentil sikap dosen yang dianggap ketinggalan zaman dan tidak sensitif terhadap kondisi mental mahasiswa.

Baca Juga :  Pastikan Proses Hukum Terkait Kematian Warga Aceh, Haji Uma Turun Langsung ke Sibolga Temui Sekda, Kapolres Serta Pengacara

Akun @nana juga memberikan tanggapan, “Dia depresi karena skripsi, dosen sulit ditemui. Semoga tenang di alam sana.” Komentar-komentar ini semakin memperkuat tudingan bahwa dosen pembimbing telah memperburuk kondisi mental mahasiswi tersebut.

Sumber internal kampus mengungkapkan bahwa meskipun dalam keadaan sakit parah, mahasiswi tersebut dipaksa untuk tetap mengikuti kegiatan kampus. Bahkan, ketika ia dirawat di rumah sakit menjelang meninggal, tidak ada pihak kampus yang datang menjenguk. Hal ini semakin memperburuk kesan bahwa IAIN Madura tidak memberikan perhatian yang memadai terhadap kesejahteraan mahasiswanya.

Baca Juga :  Skandal Pupuk Subsidi di Lahat Terbongkar: Dugaan Keterlibatan Anggota DPRD dan Oknum Aparat Menguat

Video ini semakin memperluas diskusi mengenai pentingnya dukungan psikologis bagi mahasiswi/wa dan perhatian lebih terhadap kondisi mental mereka di lingkungan pendidikan tinggi.

Pihak media masih berusaha menghubungi pihak kampus untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengenai insiden ini, namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari IAIN Pamekasan Madura.

 ;;;;;;;

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru