
Pamekasan (ANGKAT BERITA) – Sebuah video TikTok @trending.politik yang viral kini menjadi perbincangan hangat, memperlihatkan kecaman terhadap dosen di IAIN Pamekasan Madura, terkait meninggalnya seorang mahasiswi Prodi BKPI semester 8, yang diduga mengalami depresi akibat kesulitan menyelesaikan skripsi. Selasa (10/12/24)
Video yang cepat tersebar ini memicu gelombang protes di media sosial, dengan banyak netizen menyoroti sikap dosen yang dianggap tidak peduli dengan kesejahteraan mental mahasiswanya.
Dalam video tersebut, akun @ajasaka menyuarakan kritik tajam, “Masih ada dosen begituan ya? Ini jaman bukan jaman Londo,” yang menyentil sikap dosen yang dianggap ketinggalan zaman dan tidak sensitif terhadap kondisi mental mahasiswa.
Akun @nana juga memberikan tanggapan, “Dia depresi karena skripsi, dosen sulit ditemui. Semoga tenang di alam sana.” Komentar-komentar ini semakin memperkuat tudingan bahwa dosen pembimbing telah memperburuk kondisi mental mahasiswi tersebut.
Sumber internal kampus mengungkapkan bahwa meskipun dalam keadaan sakit parah, mahasiswi tersebut dipaksa untuk tetap mengikuti kegiatan kampus. Bahkan, ketika ia dirawat di rumah sakit menjelang meninggal, tidak ada pihak kampus yang datang menjenguk. Hal ini semakin memperburuk kesan bahwa IAIN Madura tidak memberikan perhatian yang memadai terhadap kesejahteraan mahasiswanya.
Video ini semakin memperluas diskusi mengenai pentingnya dukungan psikologis bagi mahasiswi/wa dan perhatian lebih terhadap kondisi mental mereka di lingkungan pendidikan tinggi.
Pihak media masih berusaha menghubungi pihak kampus untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengenai insiden ini, namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari IAIN Pamekasan Madura.
;;;;;;;







Komentar