
Bangkalan.angkatberita.id
Keluarga Besar Trah Gusti Cakraningrat IV mengecam keras pencurian dua artefak bersejarah di Museum Cakraningrat Bangkalan, yakni lempengan kuningan gamelan Ratna Dumilah dan lonceng kuno. Kedua benda pusaka itu memiliki nilai historis tinggi dan merupakan warisan langsung leluhur Cakraningrat.
Juru bicara keluarga, RM. Agus Suryoadikusumo, menyebut insiden ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap amanah budaya.
“Ini bukan sekadar kehilangan benda berharga, tapi luka bagi kehormatan sejarah Madura. Artefak itu adalah simbol jati diri yang seharusnya dijaga dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Pihak keluarga menilai ada indikasi kuat keterlibatan internal dalam kasus ini. Mereka mendesak aparat kepolisian menuntaskan penyelidikan dan menindak tegas siapapun yang lalai atau terlibat.
“Jika benar ada orang dalam, itu bukan hanya kejahatan, tapi pengkhianatan terhadap leluhur. Penanggung jawab museum harus dievaluasi total,” tambah Agus.
Trah Cakraningrat IV juga menyerukan agar seluruh instansi budaya meningkatkan keamanan dan pengawasan terhadap koleksi sejarah agar kepercayaan keluarga pewaris tak hilang dan warisan budaya Madura tetap terjaga.
Robin







Komentar