Breaking News

Pencurian Artefak di Museum Cakraningrat, RP. Salman Alrosyid: “Ini Serangan terhadap Martabat Budaya Madura”

Pencurian Artefak di Museum Cakraningrat, RP. Salman Alrosyid: “Ini Serangan terhadap Martabat Budaya Madura”

Angkat Berita - Redaksi
1 menit baca•352 tayangan

Bangkalan.angkatberita.id 

Founder Museum Uang Perusnia Bangkalan, RP. Salman Alrosyid Dungmoso, mengecam keras pencurian dua artefak bersejarah di Museum Cakraningrat yang terjadi pada 4 Agustus 2025 dan telah dilaporkan ke Polres Bangkalan (STTLPM/443/Satreskrim/VIII/2025/SPKT/Polres Bangkalan).

Menurutnya, peristiwa ini bukan sekadar tindak kriminal, melainkan serangan langsung terhadap ingatan kolektif dan martabat kebudayaan Madura. Dua benda yang hilang—lempengan kuningan Gamelan Ratna Dumilah dan lonceng kuno peninggalan Panembahan Cakraadiningrat VIII—memiliki nilai sejarah tak ternilai.

“Bagi kami para pelestari, ini bukan soal materi. Ini soal warisan peradaban. Gamelan Ratna Dumilah adalah simbol persatuan dinasti Madura dan Jawa, sedangkan lonceng Cakraadiningrat VIII menjadi penanda eksistensi kepemimpinan Madura di masa kolonial,” tegas Salman.

Ia menilai, pencurian terhadap dua koleksi utama yang sering dipamerkan tersebut sangat mencurigakan dan patut diduga melibatkan orang dalam. Pernyataan RM. Agus Suryoadikusumo dari Dinasti Madura yang mengindikasikan hal tersebut, menurutnya, harus segera direspons serius oleh aparat.

Salman mendesak Polres Bangkalan untuk menjadikan kasus ini prioritas utama, membongkar jaringan pelaku dan mengembalikan artefak ke tempat asalnya. “Jika pelestari gagal menjaga warisan leluhur, maka kita sedang membiarkan identitas bangsa ini terhapus sedikit demi sedikit,” ujarnya.

Ia menegaskan, kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh museum dan instansi budaya agar memperkuat keamanan dan integritas pengelola. “Melindungi benda sejarah berarti menjaga jati diri bangsa,” pungkasnya.

Robin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer