Breaking News

Pimred Tribunpasee.com: Milad Samudra Pasai ke-800 Momentum Merawat Jati Diri Pase

Haris Nduru - Penulis
2 menit baca11 tayanganAceh Utara

ACEH UTARA,(ANGKAT BERITA) — Pemimpin Redaksi Tribunpasee.com, Agus Suriadi, menyampaikan ucapan selamat memperingati Milad Samudra Pasai ke-800 yang akan digelar di Kabupaten Aceh Utara pada 6–13 September 2026.

Agus mengatakan peringatan Milad Samudra Pasai seharusnya tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurut dia, momentum tersebut penting untuk mengingat kembali kejayaan Samudra Pasai sebagai salah satu pusat awal perkembangan Islam dan perdagangan di kawasan Asia Tenggara.

“Milad Samudra Pasai harus menjadi momentum untuk memperkuat jati diri masyarakat Pase, menjaga adat, serta mempertahankan nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian dari sejarah Aceh,” kata Agus.

Ia juga mengangkat pesan “Tajaga Adat, Ta Peukoeng Syari’at” sebagai semangat dalam memperingati Milad Samudra Pasai ke-800. Menurutnya, menjaga warisan sejarah dan budaya harus berjalan seiring dengan upaya membangun masyarakat Aceh Utara yang lebih maju.

Samudra Pasai merupakan kerajaan Islam yang berkembang di pesisir utara Sumatera, di wilayah yang kini menjadi bagian dari Kabupaten Aceh Utara. Sejumlah sumber sejarah menyebut kerajaan tersebut berdiri sekitar abad ke-13 dengan Sultan Malik al-Saleh sebagai pendiri sekaligus raja pertamanya.

Warisan Samudra Pasai hingga kini menjadi bagian penting dari identitas sejarah dan kebudayaan Aceh Utara. Salah satu upaya pelestarian sejarah tersebut diwujudkan melalui Museum Islam Samudra Pasai di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera.

Peringatan Milad Samudra Pasai ke-800 dijadwalkan berlangsung pada 6–13 September 2026 di Pelataran Kantor Bupati Aceh Utara. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mengenalkan kembali sejarah Samudra Pasai, khususnya kepada generasi muda.

Agus berharap peringatan tersebut dapat menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap sejarah Pase sekaligus mendorong generasi muda untuk mempelajari, menjaga, dan mengembangkan warisan peradaban Samudra Pasai.

“Aceh Utara… Bangkit! Bangkit! Bangkit!” ujar Agus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Nasional

Artikel Populer