Pimpinan RSUD Sumenep Kelimpungan, Tutupi Persoalan Pegawai “Siluman” dengan Pencitraan

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 08:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pintu keluar RSUD Dr H Moh Anwar pada siang hari

Sumenep||angkatberita-Bocornya informasi rekrutmen dan penggajian pegawai Ikatan Kerjasama (IKS) yang ditengarai bertentangan dengan hukum membuat pimpinan RSUD Dr H Moh Anwar kelimpungan.

Buktinya, dalam beberapa hari terakhir, pejabat rumah sakit pelat merah itu sibuk membuat pencitraan RSUD untuk menutupi persoalan pegawai “siluman”.

“Gara-gara masalah itu (pegawai IKS), baru sekarang RSUD beriklan tiap hari hingga puluhan,” kata salah satu awak media kepada Angkat Berita.

Baca Juga :  32,75 Gram Sabu Disita, Kasat Narkoba Polres Simalungun Berhasil Tangkap Bandar Narkoba, Perang Terhadap Narkoba, Kami Tidak Akan Mundur

Hanya saja, lanjut pria yang enggan disebutkan namanya itu, meski pihak rumah sakit menebar pencitraan, tapi tidak akan mampu menutupi “boroknya”.

“Alih-alih menebar pencitraan, pelayanan RSUD Dr H Moh Anwar selama ini memang sering dikeluhkan masyarakat,” tukasnya.

Bahkan, lantaran bocornya informasi mengenai penerimaan berbagai tunjangan yang nominalnya fantastis, para pimpinan RSUD kian panik.

Baca Juga :  Retak Massal Proyek Rabat Beton di Sampang, Warga Duga Permainan Kualitas Ready Mix

Sebab, para pimpinannya tak hanya malu karena pelayanan rumah sakit yang sering dikeluhkan, tapi mereka juga merasa tak enak hati pada para karyawan yang menerima jaspel kecil.

“Para karyawan sekarang sudah tahu besaran tunjangan para pimpinan rumah sakit, meski tidak dilampirkan nominalnya saat tanda tangan pencairannya,” kata salah satu pegawai RSUD. (Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru