Perolehan Jaspel Tak Ingin Bocor, Pejabat RSUD Sumenep “Bungkam” Pengkritik

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025 - 08:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah mobil keluarga pasien tampak diparkir di halaman depan RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep

Sumenep||https://angkatberita.id  -Persoalan jasa pelayanan (Jaspel) pejabat RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep terus menggelinding bagai bola panas. Meski tunjangan itu sudah jadi rahasia umum di antara karyawan rumah sakit, tapi tak banyak dari mereka yang mengetahui angka pastinya.

Hal itu lantaran pejabat rumah sakit ditengarai bermain rapi. Seharusnya, setiap belanja nontunai melalui rekening perbankan yang ditentukan. Seperti Jaspel, setiap karywan di-apload atau ditransfer ke rekening masing-masing penerima berdasarkan nama dan nomor rekeningnya.

Namun jaspel para pejabat di rumah sakit pelat merah itu justru diterima tunai. Bahkan ketika mereka bertanda tangan, jaspel untuk para pimpinan itu sengaja disembunyikan dengan tidak dilampirkan bersama jaspel karyawan lainnya.

Berdasar informasi yang diterima Angkat Berita, para pejabat RSUD juga tidak segan-segan “membungkam” para pihak yang mengetahui perolehan mereka di rumah sakit.

Baca Juga :  Dua Proyek Jalan Dana Desa Aenganyar Mangkrak, Camat Giligenting Bungkam — Dugaan Penyimpangan Kian Menguat

Tak heran meski saat ini pimpinannya berada di luar negeri, tapi dia langsung menghubungi para Kabagnya supaya secepatnya untuk “menyumbat” para pengkritik.

“Selama ini kami benar-benar tidak tahu perolehan para pimpinan rumah sakit secara detail, ternyata sangat besar,” kata salah satu pegawai RSUD Dr H Moh Anwar yang enggan disebutkan namanya.

Lalu, apa dampak dari kesenjangan perolehan Jaspel? Menurutnya, kalau pemerintah kabupaten tidak turun tangan menangani penerimaan Jaspel, maka persoalan buruknya pelayanan rumah sakit tidak akan pernah berubah.

“Tiap saat kami (para karyawan) yang harus menerima komplain dari pasien dan keluarganya. Selain itu kami juga yang ditegur sama pimpinan. Nah, giliran dapat jaspel, mereka (pejabat RSUD) yang mendapatkan sangat banyak,” sergahnya.

Ironisnya, para karyawan sudah kecil mendapatkan Jaspel, juga tidak mendapatkan tunjangan tetap. Berbeda dengan para pimpinannya yang mendapatkan Jaspel dan tunjangan tetap.

Baca Juga :  Oknum Polisi di Sampang Diduga Jarang Ngantor, Tapi Lancar Koordinir Setoran Ilegal

Perolehan Jaspel karyawan setingkat pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) Golongan/ Pangkat III b, hanya mendapatkan jaspel penjaminan sekitar Rp 2 juta dan jaspel pasien umum Rp 300 ribu. Totalnya Rp 2,3 juta.

Seperti diberitakan, setingkat Direktur mendapat jaspel penjaminan sekitar Rp 45 juta, jaspel pasien umum Rp 5 juta, dan tunjangan tetap Rp 7,2 juta. Jadi pendapatan selain gaji saja tiap bulannya Rp 57,2 juta.

Jabatan Kabag atau Kabid mendapat jaspel penjaminan Rp 27 juta, jaspel pasien umum Rp 3 juta, tunjangan tetap Rp 5,4 juta. Total perolehannya di luar gaji Rp 35,4 juta tiap bulannya.

Sementara, setingkat Kasi atau Kasubbag tiap bulannya meraup sekitar Rp 19,8 juta, yaitu dari Jaspel Penjaminan Rp 15 juta, Jaspel Pasien Umum Rp 1,5 juta, dan Tunjangan Tetap Rp 3,3 juta. (Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru