“Pegawai Siluman” di RSUD Sumenep Membeludak, Bupati harus Turun Tangan

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025 - 16:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP||angkatberita – Membeludaknya “pegawai siluman” di RSUD Dr H Moh. Anwar, Sumenep, Jawa Timur menjadi perhatian Komisi I DPRD Sumenep. Komisi yang membawahi bidang pemerintahan, hukum, dan keamanan itu mendesak supaya Bupati turun tangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

Seperti diberitakan, terdapat 52 orang yang digaji dari belanja pegawai. Mereka menjadi pegawai rumah sakit pelat merah itu melalui jalur Ikatan Kerja Sama (IKS).

Dari jumlah tersebut, dua diantaranya adalah spesialis anak dan onkologi. Sementara, 50 pegawai lainnya ditengarai merupakan “pegawai titipan”.

Puluhan pegawai yang diduga lewat “jalur belakang” itu terungkap saat sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) berunjukrasa di halaman Kantor Bupati, 20 Mei 2025.

Anggota DPRD Komisi I, Ahmad Juhairi mengungkapkan keprihatinannya atas temuan yang terjadi di sektor utama layanan kesehatan.

Baca Juga :  Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Masih Terkendala Izin Penggunaan Kawasan Hutan Produksi

“Sangat memperihatinkan kalau memang benar kondisi di lapangan seperti itu, karena hal itu menyangkut tentang nyawa pasien,” ungkapnya.

Untuk itu, politisi dari Fraksi Nasdem itu mendesak supaya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo serius menindaklanjuti temuan tersebut.

“Saya mendesak Bupati Sumenep untuk menindaklanjuti temuan itu di lapangan,” katanya kepada Angkat Berita, 23 Mei 2025.

Jika memang data yang disampaikan msyarakat itu terbukti, lanjut Juhairi, maka pihak-pihak terkait harus secara tegas disanksi. Apalagi, para pegawai itu sudah digaji dari uang rakyat melalui belanja pegawai.

“Jika memang ditemukan adanya kebijakan yang bermuatan KKN dalam pengangkatan ataupun rekrutmen pegawai di RSUD, maka oknum-oknum yang terlibat harus ditindak tegas sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Baca Juga :  Anniversary ke-2, Oyama Auto MS Rayakan dengan Santunan Anak Yatim dan Pelantikan Pengurus Baru

Sementara, Pelaksana harian (Plh) Direktur RSUD Dr H Moh. Anwar Sumenep drg Elya Fardasah enggan mengomentari pengangkatan “pegawai siluman” di rumah sakit pelat merah yang dinakhodainya.

“Terkait kebijakan pengangkatan, silakan ditanyakan ke Bu Dir (dr. Erliyati) setelah haji,” tulisnya melalui pesan singkat.

Untuk diketahui, Direktur RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep dr Erliyati melaksanakan ibadah haji ke Mekkah, sehingga tampuk kekuasaan di rumah sakit diserahkan pada Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah.

Informasinya, pemindahan pelaksana harian itu baru kali pertama diserahkan kepada orang luar rumah sakit dalam sejarah kepemimpinan rumah sakit pelat merah di Kota Keris.(asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru