Layu Sebelum Berkembang, MCS Pecah Sebelum Pengukuhan

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, angkatberita.id – Komunitas Media Center Sampang (MCS) tengah dilanda krisis internal serius, hari ini  puluhan anggotanya memilih angkat kaki secara massal, hal ini memicu kegaduhan di kalangan pegiat informasi lokal.

Aksi eksodus ini mengindikasikan adanya retakan mendalam dalam tubuh organisasi yang selama ini diklaim sebagai garda terdepan penyebaran informasi pemerintah daerah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa gelombang pengunduran diri dipicu oleh ketidakjelasan arah gerakan, miskomunikasi antaranggota, hingga dugaan dominasi sepihak dalam pengambilan keputusan oleh segelintir pengurus.

Baca Juga :  Gelar Aksi di PN Surabaya, AMI Minta Ketua PN Mundur Dari Jabatan-Angkatberita.Id

Sejumlah eks anggota bahkan menyebut suasana di grup sudah tidak sehat dan penuh ketegangan psikologis.

“Kami merasa MCS sudah jauh dari semangat awalnya, tidak ada lagi ruang diskusi terbuka, semua berjalan kaku dan eksklusif, maka kami memutuskan keluar,” ujar salah satu mantan anggota yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (23/7/2025).

Peristiwa ini pertama kali mencuat dan langsung menjadi pembicaraan hangat di media sosial dan kalangan jurnalis lokal.

Grup yang dulunya berfungsi sebagai simpul koordinasi relawan media, kini justru ditinggalkan oleh mereka yang pernah membesarkannya.

Baca Juga :  Penertiban Kios Margalela: Diskopindag Sampang Pastikan Proses Penyewaan Transparan dan Tanpa Nepotisme

Upaya konfirmasi yang dilayangkan mendapatkan respon ketus dari  ketua MCS ” Sampai Ketemu Aja”

Sementara itu, sejumlah eks anggota menyatakan sedang menyiapkan wadah baru yang lebih inklusif dan profesional. Mereka menilai bahwa semangat kolaboratif harus dikembalikan tanpa dikotori kepentingan segelintir pihak.

Krisis yang melanda MCS menjadi sinyal keras bagi komunitas media di daerah: tanpa transparansi, komunikasi yang sehat, dan kepemimpinan yang akuntabel, sebuah organisasi sekuat apapun branding-nya akan rapuh dari dalam.

 

Berita Terkait

Tj pura desa Pematang Cengal mendapatkan bantuan dari Bpk Ahmat Azhur dan karang taruna Bpk Ridho.tgl10/12/2025.
Tj pura desa Pematang Cengal mendapatkan bantuan dari Bpk Ahmat Azhur dan karang taruna Bpk Ridho.tgl10/12/2025.
M.Yakob Warga Gampong Seuneubok Barat Mendapatkan Bantuan Dari PT. Mandala Multi Finance Cabang Idi Rayeuk
Belum dikerjakan, Ketua Proyek Hippa Adelia Jaya Sembunyi dibalik Pencairan Anggaran
Pasca Pesta Rakyat HUT RI di Depan Grahadi, Kepala DLH Jatim Pastikan Kebersihan Tuntas dan Taman Apsari Pulih
Membaca Tanda Perselingkuhan Ketika Rumah Tangga Terancam Retak
Kemerdekaan Bukan Hanya Seremoni, Tapi Tanggung Jawab Bersama
Inspiratif! Masyarakat Kamireh Dejeh Pandiyangan Sampang, Bangun Infrastruktur Sendiri Demi Akses Lebih Baik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:19 WIB

Tj pura desa Pematang Cengal mendapatkan bantuan dari Bpk Ahmat Azhur dan karang taruna Bpk Ridho.tgl10/12/2025.

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:19 WIB

Tj pura desa Pematang Cengal mendapatkan bantuan dari Bpk Ahmat Azhur dan karang taruna Bpk Ridho.tgl10/12/2025.

Jumat, 26 September 2025 - 12:36 WIB

M.Yakob Warga Gampong Seuneubok Barat Mendapatkan Bantuan Dari PT. Mandala Multi Finance Cabang Idi Rayeuk

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:12 WIB

Belum dikerjakan, Ketua Proyek Hippa Adelia Jaya Sembunyi dibalik Pencairan Anggaran

Kamis, 21 Agustus 2025 - 05:35 WIB

Pasca Pesta Rakyat HUT RI di Depan Grahadi, Kepala DLH Jatim Pastikan Kebersihan Tuntas dan Taman Apsari Pulih

Berita Terbaru