Komisi I DPRD Sumenep Siap Sikat Pelaku Dugaan Korupsi Dana Desa

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 08:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD Sumenep Siap Sikat Pelaku Dugaan Korupsi Dana Desa di Guluk Manjung

Sumenep||ANGKAT BERITA – Dugaan penyimpangan anggaran Dana Desa di Desa Guluk Manjung, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai disorot tajam oleh Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep.

Hal ini menyusul keluhan warga terkait pembangunan dermaga dan sungai kecil tanpa adanya prasasti atau papan informasi proyek, yang memicu tanda tanya besar soal transparansi penggunaan anggaran.

Anggota DPRD Komisi I, Ahmad Juhairi, S.IP., M.Phil., menyatakan keprihatinannya atas sikap bungkam pihak kecamatan dan pendamping desa yang dinilai tidak kooperatif menjelaskan persoalan ini.

“Ini sangat memprihatinkan. Jika pihak kecamatan dan pendamping desa tidak mampu memberi penjelasan, maka patut dipertanyakan komitmen mereka terhadap regulasi dan keterbukaan anggaran,” tegas Juhairi, Kamis (1/5/2025).

Baca Juga :  Jangan Main-Main dengan Pertanian! Komisi II DPRD Sumenep Soroti Dugaan Permainan Pupuk Bersubsidi

Menurutnya, camat memiliki peran strategis sebagai bagian dari pemerintahan kabupaten dan seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan regulasi berjalan di tingkat desa.

“Dalam hasil reses kemarin, kami (Komisi I) mencatat bahwa keluhan terbesar masyarakat adalah minimnya keterbukaan informasi publik dari pemerintah desa. Ini menjadi perhatian serius, terlebih di wilayah kepulauan yang selama ini kerap luput dari pengawasan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pengecekan Kesiapan Pos Yan dan Pos Pam Operasi Lilin Toba 2025, Kapolres Langkat Pastikan Pelayanan Optimal bagi Masyarakat

Juhairi juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Inspektorat untuk menindaklanjuti temuan di lapangan. Ia menyatakan tidak akan memberi toleransi bagi siapapun yang terlibat dalam penyalahgunaan anggaran.

“Siapapun yang bermain, kita akan sikat. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat dalam memberantas penyimpangan dana desa,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati K.H. Imam Hasyim sudah memberi sinyal kuat untuk menyingkirkan aparat yang tidak berkompeten dan menggantinya dengan sosok yang memiliki integritas serta komitmen tinggi terhadap aturan.(az/uf)

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Kelurahan Kraton Sajikan Konsep Kerohanian Warnai HUT RI ke-81.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru