SAMPANG (ANGKAT BERITA) Proyek pembangunan pagar SDN Aeng Sareh 3, Kabupaten Sampang, senilai Rp149.514.736 dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026, menjadi sorotan setelah investigasi media ini menemukan indikasi ketidaksesuaian pada pekerjaan acian, ukuran besi, serta kualitas batu yang digunakan.
Temuan tersebut diperoleh melalui peninjauan langsung di lokasi, pada hari Minggu (25/10) pengamatan terhadap pelaksanaan pekerjaan, serta pengukuran fisik besi dan pemeriksaan visual terhadap material batu yang digunakan untuk dibandingkan dengan spesifikasi yang dipersyaratkan dalam dokumen pekerjaan.
Campuran semen dan pasir untuk acian ditemukan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Selain itu, batu yang digunakan diduga memiliki kualitas rendah dan tidak memenuhi standar material yang semestinya digunakan dalam pekerjaan konstruksi.
Sementara itu, hasil pengukuran besi menunjukkan ukuran aktual lebih kecil daripada ukuran yang dipersyaratkan, kondisi ini mengindikasikan adanya perbedaan antara material yang digunakan di lapangan dan spesifikasi yang tercantum dalam dokumen pekerjaan, sekaligus memperkuat dugaan adanya pengurangan anggaran melalui penggunaan material dengan mutu dan ukuran di bawah ketentuan.
Perbedaan tersebut perlu segera diverifikasi melalui pemeriksaan teknis dan administratif dengan mencocokkan hasil pengukuran lapangan terhadap RAB, spesifikasi teknis, serta dokumen kontrak. Verifikasi ini penting untuk memastikan apakah material yang digunakan memenuhi standar mutu, volume, dan ukuran yang telah ditetapkan, serta untuk menelusuri kemungkinan pengurangan biaya melalui penggunaan material yang lebih murah dan berkualitas rendah.
Saat ditemui di lokasi, Dani menyatakan tidak mengetahui secara rinci persoalan spesifikasi material maupun ukuran besi yang digunakan, ia menjelaskan bahwa dirinya hanya menerima pekerjaan secara borongan, sehingga tidak terlibat dalam penentuan material dan teknis pekerjaan.
CV Setinggil Jaya Baru tercantum sebagai penyedia jasa dalam papan informasi proyek, pelaksanaan pekerjaan berada dalam lingkup kegiatan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.
Pengawas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang harus segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap temuan tersebut, termasuk komposisi acian, kualitas batu, ukuran aktual besi, mutu material, dan kesesuaiannya dengan dokumen kontrak.
Jika terbukti terdapat ketidaksesuaian atau penggunaan material di bawah spesifikasi, penyedia wajib melakukan perbaikan atau penggantian material sesuai ketentuan.
Bagian pekerjaan yang bermasalah juga perlu dihentikan sementara sampai hasil pemeriksaan dan langkah korektif ditetapkan sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.
Persoalan ini tidak boleh berhenti pada pemeriksaan fisik, apabila ditemukan kelebihan pembayaran, kekurangan volume, penggunaan material berkualitas rendah, atau kerugian keuangan negara, hasil pemeriksaan harus ditindaklanjuti melalui mekanisme pengembalian dan pertanggungjawaban sesuai ketentuan.
Jika terdapat bukti kesengajaan untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum dan unsur pidana terpenuhi, aparat penegak hukum perlu memprosesnya sesuai ketentuan.

Komentar