Breaking News

Wujudkan Kamseltibcarlantas, Satlantas Polresta Sumenep Gencar Bagi Brosur Ops Patuh di Kota Sumenep

Yusuf Clasico - Penulis
1 menit baca•221 tayangan
Seorang Polwan Satlantas Polresta Sumenep, Polwan Savira, tampak humanis memberikan edukasi dan membagikan brosur Operasi Patuh Semeru 2026 kepada pengendara sepeda motor di Simpang 4 Wijaya, Jl. KH. Wahid Hasyim, Labangseng, Kolor, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

SUMENEP (ANGKATBERITA) – Dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sumenep gencar melaksanakan kegiatan preemtif berupa pembagian brosur himbauan tertib berlalu lintas kepada para pengendara.

Kegiatan tersebut terlihat dilaksanakan di Simpang 4 Wijaya, Jl. KH. Wahid Hasyim, Desa Labangseng, Kelurahan Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (26/10/2026).

Tampak brosur Ops Patuh Semeru 2026 Satlantas Polresta Sumenep yang disosialisasikan kepada pengendara, berisi 8 sasaran prioritas pelanggaran dengan periode operasi 26 Oktober s/d 08 November 2026.

Tampak dalam foto, Polwan Satlantas Polresta Sumenep, Polwan Savira, dengan humanis memberikan edukasi dan membagikan brosur keselamatan berlalu lintas kepada pengendara sepeda motor.

Kasat Lantas Polresta Sumenep, Kompol Eko Aprianto, S.I.K., M.H. mengatakan, kegiatan pembagian brosur ini merupakan salah satu upaya pendekatan humanis dalam Operasi Patuh 2026. Tujuannya bukan hanya penindakan, namun lebih mengedepankan edukasi agar masyarakat sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Operasi Patuh 2026 ini kami kedepankan kegiatan edukatif dan persuasif. Melalui pembagian brosur ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk bersama-sama mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Sumenep,” ujar Kompol Eko Aprianto.

Ia menambahkan, sasaran utama dalam Ops Patuh kali ini meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, pengendara di bawah umur, serta pelanggaran lain yang berpotensi menyebabkan fatalitas kecelakaan.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi secara langsung di lapangan seperti di Simpang 4 Wijaya ini, diharapkan tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer