Yayasan Ksatria Medika Airlangga, Dinkes Sampang, dan Puskesmas Mandangin Adakan Bhakti Mandangin untuk Deteksi Dini Penyakit Katastropik

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025 - 16:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Ksatria Medika Airlangga, Dinkes Sampang dan Puskesmas Mandangin Gelar Bhakti Mandangin, Deteksi Dini Penyakit Katastropik

Sampang ( ANGKAT BERITA) – Dalam rangka mendukung deteksi dini penyakit katastropik dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Yayasan Ksatria Medika Airlangga bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang dan Puskesmas Mandangin menggelar kegiatan Bhakti Mandangin. Rabu (17/02)

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Harmoni Mandangin,Pulau Mandangin Kabupaten Sampang, dengan tujuan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat setempat.

Penyakit Katastropik adalah penyakit yang memiliki dampak besar bagi penderitanya, baik dari sisi kesehatan maupun finansial, penyakit-penyakit tersebut, seperti penyakit jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, hepatitis, dan penyakit syaraf lainnya, membutuhkan perawatan jangka panjang dan biaya pengobatan yang sangat tinggi, oleh karena itu, deteksi dini sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih buruk di masa depan.

Kegiatan Bhakti Mandangin ini diawali dengan skrining penyakit katastropik, yang memungkinkan masyarakat untuk mendeteksi secara dini penyakit-penyakit yang dapat membahayakan jiwa dan kesejahteraan mereka.

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan di beberapa titik, termasuk di Desa Candin, serta sesi kesehatan masyarakat yang menyasar kelompok-kelompok generasi muda.

Baca Juga :  Diduga Sarat Malapraktik, Pembangunan Dermaga di Guluk Manjung Tanpa Prasasti – Camat Bluto Bungkam 

Kegiatan Kesehatan Masyarakat yang dilaksanakan juga meliputi dua sesi edukasi penting, pertama, “GENID – Generasi Anti Nikah Dini”, yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya menunda pernikahan demi mempersiapkan diri secara matang, selain itu, program ini juga memfasilitasi akses informasi tentang pendidikan dan konseling kesehatan reproduksi untuk mendukung kehidupan yang lebih sehat dan terencana.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi “Hapus Stigma, Kenali Kusta”. Dalam sesi ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai penyakit kusta, yang bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat, peserta juga diajak untuk menghapus stigma terhadap penderita kusta dan memastikan dukungan emosional serta akses layanan kesehatan yang inklusif untuk mereka.

Nurul Sarifah. S. ST., MM. Kes, Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung pelaksanaan kegiatan Bhakti Mandangin, “kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Mandangin karena mereka dapat difasilitasi untuk melakukan pemeriksaan penyakit katastropik secara dini” ucapnya

Baca Juga :  Saluran Irigasi Rusak Parah Abd Wadud Desak Pemerintah Desa Rajun Lakukan Perbaikan

Nurul Sarifah juga Menjelaskan terkait sifat penyakit tersebut yang dapat mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan yang panjang serta biaya besar,

“deteksi dini ini penting agar masyarakat dapat lebih terpantau kesehatannya, dengan demikian, masyarakat Mandangin diharapkan dapat hidup lebih sehat, produktif, dan bahagia”

Ia juga mengimbau agar kegiatan ini tidak berhenti hanya pada saat pelaksanaannya saja “Walaupun Bhakti Mandangin telah selesai, diharapkan Kepala Puskesmas Mandangin dapat menindaklanjuti kegiatan ini dengan baik untuk memastikan bahwa tujuan utama dari program ini tetap berjalan dan tercapai, sesuai dengan harapan bersama” tutupnya

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Mandangin dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, serta dapat mendeteksi dini penyakit-penyakit berbahaya yang dapat mengancam jiwa mereka. Melalui upaya-upaya preventif dan edukatif ini, diharapkan Mandangin dapat menjadi pulau yang lebih sehat, produktif, dan bahagia.

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru