Saluran Irigasi Rusak Parah Abd Wadud Desak Pemerintah Desa Rajun Lakukan Perbaikan

- Redaksi

Minggu, 18 Mei 2025 - 23:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Abd. Wadud mantan aktivis GMNI (kiri), irigasi (kanan) kondisi yang rusak parah

SUMENEP,||angkatberita-Bantuan Keuangan Desa (BK-DESA) TA. 2023 Yang di alokasikan untuk Saluran irigasi terletak di Dusun Cenlencen, Rt/Rw. 008/003, Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, menjadi sorotan mantan aktivis GMNI, Abd. Wadud warga setempat lantaran mengalami kerusakan fatal hingga mengakibatkan gagalnya panen, pada lahan sawah petani di sekitarnya.

Menurut wadud panggilan akrabnya, saluran irigasi tersebut mengalami kerusakan sudah cukup lama. Namun masih belum ada tindakan dari aparatur desa padahal menurutnya pemeliharaan tersebut masih menjadi kewajiban dari desa tersebut.

Baca Juga :  Kisruh Penyaluran Bantuan Beras di Prenduan, Warga Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pemdes

“Ini saluran irigasi sudah cukup lama yang mengalami kerusakan mas, saya sudah lakukan segala upaya koordinasi terhadap aparatur desa untuk lakukan perbaikan, namun sampai sampai saat ini masih belum kelihatan tindakannya, seakan menutup mata. Padahal sesuai dengan data yang saya miliki pemeliharaanya irigasi tersebut masih tanggung jawab desa”. Ucap wadud dengan nada keluhnya terhadap pihak media kami Pada tanggal 17 mei 2025

Ia meminta, pihak desa jangan hanya diam saja dengan kondisi saluran irigasi yang sudah roboh, karena mengakibatkan kerugian terhadap petani yang lahannya ada di sekitarnya, dikarenkan air mengalir ke persawahan warga, yang mengakibatkan gagalnya panen.

Baca Juga :  Penuh Syukur, Didiyanto S.H M.Kn Gelar Tasyakuran Aqiqah Anak Keempat di Sampang

“Saya minta pihak desa segara lakukan perbaikan, jika terus menerus di diamkan oleh pihak pemerintah desa atas robohnya saluran irigasi ini, maka semakin fatal bagi petani yang lahan sawahnya berada di sekitarnya” imbuhnya.

Dengan adanya informasi tersebut pihak media kami mencoba mengkonfermasi terhadap pihak Kepala Desa Rajun yang bernama Jannatin melalui via WhatsApp, namun masih belum ada jawaban, hingga saat ini berita di terbitkan.(asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru