Ustad SH Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Islah di Taman Raja Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

- Redaksi

Senin, 21 April 2025 - 09:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ANGKAT BERITA||Tanjab Barat– Kabar mengejutkan terkait dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang ustad berinisial SH, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Daarul Islah di Desa Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, cepat menyebar luas di kalangan masyarakat setempat. Kabar ini langsung menjadi perbincangan panas di grup WhatsApp, membuat warga terkejut dan khawatir.

Salah satu pesan yang beredar melalui WhatsApp berbunyi,

“Berita viral hari ini di desa kami Taman Raja telah terjadi homoseks (sesama jenis) seorang ustadz inisial SH Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Islah, korban nya 3 orang laki-laki, pelaku nya sekarang sudah di tangkap polisi.”

Pesan ini kemudian tersebar ke berbagai grup WhatsApp, memicu reaksi keras dari masyarakat.

Baca Juga :  PJ Bupati Sampang Didesak Jawab Isu Proyek Bermasalah yang Mengundang Kecurigaan

Kejadian ini menimbulkan kecaman dan rasa tidak percaya dari warga setempat.

“Tidak disangka-sangka ustad itu berbuat keji terhadap santri nya sendiri,”

ungkap seorang warga di tengah keramaian desa, yang merasa sangat terpukul dan kecewa dengan peristiwa tersebut.

Diketahui, Sopyan Hadi (SH) selain menjabat sebagai pengasuh Pondok Pesantren Daarul Islah, juga merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tungkal Ulu. Posisi yang sangat dihormati ini membuat perbuatannya semakin mengejutkan dan dianggap tak pantas oleh banyak orang.

“Ketua MUI Tungkal Ulu dan juga pimpinan Ponpes Daarul Islah, Sopyan Hadi menyodomi santrinya, malam tadi di amankan ke Polsek,” ujar seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, menjelaskan bahwa pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Tungkal Ulu, AKP Windy, SH., MH, membenarkan informasi tersebut, menurut Kapolsek, kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Tanjung Jabung Barat untuk penanganan lebih lanjut.

“Penyidik langsung dilimpahkan ke PPA Sat Reskrim Polres, bang,” kata Kapolsek kepada awak media via WhatsApp.

Saat ini, masyarakat menantikan perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini dan berharap agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan adil.

Baca Juga :  DPRD Sampang Curigai Dugaan Penggelapan Retribusi Parkir oleh Dishub

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru