Nakes Honorer “Diperjuangkan Saat Pandemi, Ditinggalkan Saat Tenang”

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 11:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, angkatberita.id – Ratusan tenaga kesehatan (nakes) honorer asal Kabupaten Sampang, Madura, memulai perjalanan menuju Jakarta pada Senin pagi, 21 Juli 2025.

Mereka bergabung dalam Aksi Damai Nasional yang digelar oleh Aliansi Honorer Non Database BKN R4 Indonesia, menyuarakan keresahan atas ketidakjelasan status kepegawaian mereka dalam seleksi PPPK 2024.

Para peserta berangkat dengan mengenakan atribut aksi seperti kaus identitas dan pin perjuangan, mereka membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan, sebagai simbol perlawanan damai terhadap sistem kepegawaian yang dinilai belum berpihak pada honorer non-database, termasuk mereka yang telah lama mengabdi di bidang kesehatan.

“Kami tidak mencari sensasi, kami mencari keadilan, saat pandemi kami dibutuhkan, sekarang kami seolah dilupakan,” ujar Agus, koordinator rombongan nakes honorer asal Sampang.

Baca Juga :  Telenovela: Proyek Lapangan Sepakbola di Sampang Sudah PHO, Pekerjaan Masih Berlanjut

Sebagian besar dari mereka merupakan tenaga kesehatan yang bekerja di puskesmas dan fasilitas kesehatan lain dengan status honorer selama bertahun-tahun, ketika pandemi melanda, mereka berada di garis depan tanpa kepastian status dan tanpa perlindungan jangka panjang, kini, dalam proses rekrutmen PPPK 2024, mereka merasa terpinggirkan.

Spanduk dan poster yang dibawa memuat pesan-pesan tegas namun damai, seperti:

“Kami tidak butuh makan gratis, kami butuh kesejahteraan.”

“Wahai Presiden! Kami Garda Terdepan Saat Pandemi. PPPK 2024 Kami Diabaikan?”

“Nakes Bagaikan Mantan – Saat Pandemi Diperjuangkan, Kini Ditinggalkan.”

Menurut Agus, keberangkatan ke Jakarta dilakukan secara swadaya. “Kami berangkat bukan karena disuruh atau digerakkan siapa pun. Ini panggilan hati,” katanya.

Dukungan terhadap keberangkatan ini datang dari berbagai kalangan sipil. Ketua LSM Garda Kawal Sampang, Mas Dayat, menyatakan bahwa perjuangan para nakes honorer ini adalah bentuk keberanian moral yang perlu dihargai.

Baca Juga :  Klarifikasi Penuh Kontroversi! Pihak BKPI IAIN Madura Diduga Tutupi Fakta?

“Mereka pernah menjadi tameng ketika negara membutuhkan, sekarang mereka hanya ingin didengar dan diakui, itu hak yang sangat wajar,” ujar Dayat.

Rombongan masih dalam perjalanan dan dijadwalkan tiba di Jakarta malam ini, mereka akan bergabung dengan peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian aksi damai yang dipusatkan di sejumlah titik strategis. Harapan mereka sederhana: negara hadir dan memberi solusi konkret.

“Kami tidak minta dikasihani, kami hanya ingin dihargai sebagai bagian dari sistem yang kami bantu jaga selama masa-masa sulit,” ucap salah satu peserta aksi.

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru