Diduga Polisi dan BNN “mandul,” Masyarakat Usai Temukan Narkoba Seberat 35Kg Lebih Memilih Koramil?

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025 - 18:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: masyarakat Kepulauan Masalembu saat menyerahkan sabu-sabu Kekoramil, bukan Kepolisian atau BNN

SUMENEP||https://Angkatberita.id – Penemuan narkoba di perairan Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, pada 28 Mei 2025 lalu, masih menyisakan tanda tanya besar di ruang publik. Benarkah Polisi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) “mandul” disana?, hingga masyarakat lebih memilih Koramil.

Sebanyak 35 kilogram narkoba jenis sabu-sabu ditemukan oleh masyarakat disana yang berprofesi sebagai nelayan, di laut lepas Masalembu. Fakta itu menunjukkan alarm berbahaya, hingga rentannya jalur laut Masalembu yang dijadikan lintasan barang haram itu.

Ruspandi, pengamat sosial dan pemerhati masalah kepulauan, menyoroti tajam bagaimana masyarakat yang menemukan drum berisi narkoba jenis sabu-sabu itu justru memilih melapor ke Markas Koramil, bukan ke Polsek Masalembu atau BNN.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Sumenep Terkejut Atas Adanya Evalusi dari DinkesP2KB

Menurutnya, keputusan masyarakat memberikan sinyal dan membuka fakta di lapangan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi Polri dan BNN di wilayah tersebut diduga sudah mulai terkikis.

“Kalau nelayan lebih memilih menyerahkan barang bukti ke Koramil, artinya mereka sudah tidak yakin Polsek akan menindak secara transparan,” ujarnya, Rabu (26/7/2025).

Argumen itu diperkuat dengan adanya penyerahan sabu secara diam-diam di depan Markas Koramil oleh masyarakat Masalembu, yang membungkus barang bukti hingga 10 kilogram ke dalam karung.

Langkah atau keputusan yang di ambil masyarakat Kepulauan bukan hal yang kebetulan, melainkan tamparan keras bagi institusi Polri disana.

“Integritas dan akuntabilitas kinerja kepolisian di kepulauan terpencil itu perlu dibuktikan dengan tindakan nyata, apalagi lokasi penemuan sabu berada tak jauh dari kantor Polsek,” ucapnya.

Baca Juga :  Diduga Wan Prestasi Akibat Perseteruan LBH CCI Laporkan Klien ke Polresta Sidoarjo

Ironisnya, tidak ada tanda-tanda tindakan tegas untuk mengusut siapa pemilik barang haram tersebut.

Ruspandi menilai, acara seremoni bertema anti narkoba yang melibatkan banyak stakeholder di Pulau Masalembu hanya jadi ‘oplosan pencitraan’.

“Kalau ujung-ujungnya hanya seremonial, publik makin tak percaya. Penindakan di lapangan lah yang dibutuhkan. Jangan biarkan Masalembu jadi jalur empuk peredaran sabu,” tegasnya.

Kini, yang ditunggu masyarakat Masalembu bukan sekadar janji, tetapi kerja nyata Polri membongkar jaringan di balik 35 kilogram sabu yang nyaris lolos di laut Masalembu, demi memulihkan kepercayaan publik yang semakin tipis.(Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru