Proyek Jalan Onjur-Bulmated Kab. Sampang Disorot, Jawaban PPTK PUPR Bikin Publik Geleng-Geleng

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 16:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, angkatberita.id – Proyek Pemeliharaan Berkala/Peningkatan Struktur Jalan Karang Penang Onjur–Bulmated senilai Rp 690,4 juta yang dikerjakan CV. Ridho Karya kembali memantik amarah publik.

Dugaan pekerjaan asal-asalan bukan hanya mencoreng kontraktor, tetapi juga menguak lemahnya peran Budi, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUPR Kabupaten Sampang.

Pantauan di lokasi proyek menemukan pemasangan wermes yang jauh dari spesifikasi teknis, besi tulangan yang seharusnya berada di tengah tebal beton untuk menahan gaya tarik justru diletakkan di dasar cor tanpa ganjal. Sambungan pendek, bahkan di beberapa titik tidak dipasang sama sekali.

Kesalahan ini bukan masalah sepele. Menurut Roif Fitrianto ST, konsultan teknik asal Madura, wermes di posisi salah akan membuat jalan cepat retak dan memutus kekuatan tarik beton.

Baca Juga :  Inspiratif! Masyarakat Kamireh Dejeh Pandiyangan Sampang, Bangun Infrastruktur Sendiri Demi Akses Lebih Baik

“Kalau seperti ini, umur jalan bisa turun drastis. Ini blunder besar,” tegasnya.

Alih-alih menunjukkan ketegasan, Budi justru memberi jawaban yang terkesan meremehkan.

” Saat pengecoran wermes itu diangkat. Kalau ada masalah, saya minta pertanggungjawaban konsultan, nanti saya tindak lanjut,” ujarnya santai.

Bahkan, dengan entengnya Budi menambahkan,

“Kan nanti juga ada BPK dan Inspektorat.”

Pernyataan ini memantik kritik karena menunjukkan sikap pasrah dan menyerahkan pengawasan ke lembaga audit yang datang setelah proyek rampung, padahal, BPK maupun inspektorat tidak bisa membongkar cor beton untuk memeriksa posisi wermes, artinya, kesalahan teknis bisa lolos tanpa perbaikan.

Ketua Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI), Ahmad, menilai sikap Budi sangat berbahaya bagi mutu infrastruktur.

Baca Juga :  PPPK Paruh Waktu di Muratara Sementara Disamakan dengan Gaji TKS

“Kalau PPTK cuma mengandalkan BPK dan Inspektorat di akhir, itu artinya pengawasan di lapangan nol besar,” sindirnya.

“Kalau proyek ini lolos PHO dengan kondisi seperti ini, berarti ada kongkalikong antara PPTK dan pelaksana. Kami akan bawa ini ke ranah hukum.”

Dengan pemasangan wermes yang keliru, risiko retaknya jalan sebelum masa pakai sangat tinggi. Lebih parah lagi, publik akan kehilangan kepercayaan terhadap proyek pemerintah jika pengawasan seperti ini dibiarkan.

Budi PPTK PUPR dan konsultan pengawas, apakah ia akan mengambil langkah tegas untuk membenahi pekerjaan, atau justru membiarkan proyek ini menjadi monumen kegagalan pengawasan di Sampang?

 

 

 

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru