Sumenep || angkatberita — Gelanggang GOR Indoor Volly Sumenep resmi memanas. Sebanyak 251 pesilat muda dari 11 perguruan se Kabupaten Sumenep turun gelanggang untuk berebut takhta juara pada Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan Piala Bergilir IPSI Ke-III Tahun 2026.
Kejuaraan yang digelar selama tiga hari, 23 hingga 25 Juni 2026, dibuka langsung pada Selasa pagi, 23 Juni 2026. Ajang ini bukan sekadar perebutan piala, melainkan kawah pembinaan untuk menjaring bibit potensial yang diproyeksikan mengharumkan nama Sumenep di level provinsi dan nasional.
Pembukaan dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep Faruq Hanafi, S.Sos., M.Si., Ketua Harian KONI Kabupaten Sumenep Habib Kadir, Ketua IPSI Kabupaten Sumenep Santoso, S.H. beserta jajaran, serta para ketua perguruan di bawah naungan IPSI Sumenep.
Ketua IPSI Sumenep, Santoso, menegaskan pembinaan usia dini adalah kunci. Menurutnya, piala bergilir antar perguruan menjadi wadah paling efektif untuk mengasah teknik sekaligus mental tanding.
“Dari ajang inilah kita harapkan lahir pesilat unggulan yang nantinya membawa nama baik Kabupaten Sumenep di berbagai kejuaraan,” ujarnya.
Santoso juga memaparkan capaian yang menjadi modal semangat. Pada POPDA 2025, Sumenep meraih 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Di PORPROV Jawa Timur 2025, kontingen silat menyumbang 2 medali perak. Sementara pada Kejuaraan Provinsi Jawa Timur, raihan 1 emas dan 1 perak berhasil mengangkat Sumenep ke peringkat 11 se-Jawa Timur.
Apresiasi senada disampaikan Ketua Harian KONI Sumenep, Habib Kadir. Ia menyebut 251 atlet yang bertanding hari ini adalah aset berharga dan tulang punggung masa depan.
“Hari ini mereka bertanding membawa nama perguruan masing-masing. Namun suatu saat nanti, di dada mereka akan tersemat nama Kabupaten Sumenep yang akan mereka perjuangkan di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Habib Kadir.
Ia optimistis, dengan pembinaan berkelanjutan dan kompetisi rutin seperti Piala Bergilir ini, target medali emas di ajang berikutnya bukan hal mustahil.
Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruq Hanafi, menyebut ratusan peserta sebagai investasi besar olahraga daerah. Ia yakin dari gelanggang ini akan lahir penerus atlet nasional asal Sumenep.
“Harus optimis dan harus yakin. Dari peserta yang mengikuti kejuaraan hari ini, insyaallah akan lahir atlet-atlet nasional berikutnya,” tutur Faruq.
Ia berpesan agar seluruh pesilat bertanding dengan semangat penuh, menjunjung tinggi sportivitas, dan menampilkan kemampuan terbaik di atas matras.
Melalui Piala Bergilir IPSI III, IPSI Sumenep menegaskan komitmennya. Bukan hanya menggelar turnamen perebutan takhta juara, tetapi juga membangun generasi pesilat yang tangguh, berkarakter, dan siap mengibarkan nama Sumenep lebih tinggi lagi.






Komentar