Makrub Ubah Haluan, Cabut Laporan Penjambakan Tanpa Tekanan

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 20:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN..angkatberita id

Aruf Kenzo alias Makrub akhirnya mencabut laporan kasus penjambakan rambut yang sempat ramai di Bangkalan. Dalam pernyataannya, Kamis (10/10/2025), Makrub menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara sadar dan tanpa tekanan dari pihak mana pun.

“Saya mencabut laporan ini atas kemauan sendiri, demi menyelesaikan masalah dengan cara damai,” ujarnya di hadapan awak media. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang terdampak atas kisruh yang terjadi.

Baca Juga :  Penyedia Mobil Dinas Dirugikan, Pemkab Bangkalan Diduga Tunggak Sewa Rp 21 Juta Lebih

Kasus yang sebelumnya menyita perhatian banyak masyarakat setelah aksi penjambakan terjadi di Gedung DPRD Bangkalan. Peristiwa itu sempat menimbulkan ketegangan dan mendorong proses hukum yang cukup panjang.

Pihak kepolisian memastikan proses hukum resmi dihentikan setelah menerima surat pencabutan laporan dari Makrub.

“Selama pencabutan dilakukan tanpa tekanan, kami menghormati keputusan pelapor,” ungkap slah satu polisi.

Baca Juga :  Tragedi Dini Hari di Pamekasan, Pemuda Tewas Dekat Masjid Agung Asyuhada

Langkah Makrub ini menuai reaksi beragam. Sebagian masyarakat menilai tindakannya tak sejalan dengan sikap kritisnya selama ini terhadap kebijakan pemerintah daerah. Namun, di sisi lain, ada pula yang mengapresiasi niat baiknya untuk menyelesaikan konflik secara damai melalui Restorasi Justice (RJ)

 

#Robin

 

 

Berita Terkait

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Berita Terbaru