Dugaan Kealpaan Pelayanan Medis Persalinan, Bidan di Burneh Resmi Dilaporkan

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bangkalan. Angkatberita.id

Seorang bidan (YN) yang membuka praktik mandiri di wilayah Kecamatan Burneh resmi dilaporkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan atas dugaan kelalaian penanganan bayi baru lahir yang berujung pada kondisi medis serius.

Laporan tersebut diajukan keluarga pasien melalui tim kuasa hukum Kantor Advokat & Konsultan Hukum Hartono & Partners.

Dalam surat aduannya, Hartono mendesak Dinkes Banhkalan segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, objektif, dan profesional terhadap bidan YN atas dugaan pelanggaran pelayanan kesehatan yang dilakukan.

“Klien kami mengalami kerugian besar akibat dugaan kelalaian medis ini. Kami meminta Dinas Kesehatan tidak tinggal diam dan segera melakukan investigasi,” tegas Hartono, Jumat (29/5).

Baca Juga :  Sentra IKM Suramadu Mangkrak, Rp 70 Miliar APBD Dipertanyakan

Hartono menjelaskan, kasus bermula saat pasien melahirkan bayi di tempat praktik bidan YN pada Rabu, 19 November 2025.

Menurut keterangan klien nya, Hartono menduga bidan YN tidak memberikan suntikan Vitamin K kepada bayi, tidak menawarkan tindakan tersebut, tidak memberikan penjelasan manfaat maupun risiko apabila tindakan tidak dilakukan, serta tidak meminta persetujuan medis kepada keluarga pasien.

“Klien kami tidak pernah menolak tindakan yang dilakukan, karena sejak awal tidak pernah mendapat penjelasan,” ujar Hartono.

Sekitar satu bulan lebih pasca persalinan, bayi dilaporkan mengalami kondisi darurat berupa muntah dan penurunan kesadaran. Berdasarkan pemeriksaan medis di RSUD Ngimbang, Lamongan, bayi didiagnosis mengalami perdarahan otak yang disebut berkaitan dengan Vitamin K Deficiency Bleeding.

Baca Juga :  Kodim 0829/Bangkalan Tegaskan Pembangunan KDMP Sesuai Prosedur, Bantah Tuduhan “Ugal-ugalan”

Akibat kondisi tersebut, bayi harus menjalani tindakan operasi dan dinyatakan mengalami gangguan perkembangan jangka panjang.

Hartono menilai terdapat unsur dugaan kealpaan dalam kasus ini, mulai dari kewajiban hukum tenaga kesehatan, dugaan pelanggaran standar pelayanan neonatal, hingga adanya akibat medis yang dialami pasien.

Atas dasar itu, pihaknya resmi mengadukan perkara tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) meski sampai saat ini ia mengaku belum mendapat tanggapan resmi.

“Kami berharap ini menjadi perhatian serius, bahan evaluasi, sekaligus pengingat bagi seluruh tenaga kesehatan agar pelayanan terhadap pasien dilakukan sesuai standar profesi dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Berita Terbaru