Breaking News

Lima Sila, Satu Tekad: Bupati Fauzi Ajak Sumenep Maju Bersama Pancasila

Khimad dalam penghormatan. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Forkopimda pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2026.

Angkat Berita - Redaksi
2 menit baca•272 tayangan

Sumenep||angkatberita – Nilai-nilai Pancasila tetap menjadi pedoman utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya dalam pembangunan Kabupaten Sumenep yang dikenal kaya akan budaya, kearifan lokal, dan keberagaman masyarakat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, Kabupaten Sumenep yang membentang dari wilayah daratan hingga kepulauan hidup dalam keberagaman suku, budaya, tradisi, dan keyakinan, namun tetap mampu menjaga keharmonisan dan persatuan.

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai yang terkandung di dalamnya harus terus diimplementasikan dalam setiap aspek pembangunan dan kehidupan bermasyarakat,” kata Bupati di sela-sela Upacara Memperingati Hari Lahir Pancasila, di Kantor Bupati, Selasa (02/06/2026).

Bupati Fauzi mengurai satu per satu implementasi nilai Pancasila di Sumenep. Nilai ketuhanan mengajarkan masyarakat untuk menjunjung tinggi religiositas serta memperkuat toleransi antarumat beragama, sehingga kehidupan harmonis dan penuh penghormatan terhadap perbedaan menjadi modal penting menjaga kondusivitas daerah.

Sementara itu, nilai kemanusiaan mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar selalu menghormati sesama, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Nilai persatuan harus diperkuat melalui semangat gotong royong dalam membangun daerah.

“Pemerintah daerah tidak bisa mencapai kemajuan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh komponen masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan kekuatan besar yang telah menjadi karakter masyarakat Kabupaten Sumenep sejak dahulu yang harus terpelihara sampai kapanpun,” jelasnya.

Ia menambahkan, nilai kerakyatan menjadi landasan dalam pengambilan keputusan melalui musyawarah dan dialog yang mengedepankan kepentingan bersama. Karena itu, pemerintah daerah senantiasa membuka ruang partisipasi seluruh elemen dalam proses pembangunan agar kebijakannya sesuai kebutuhan masyarakat.

Adapun nilai keadilan sosial menjadi tujuan utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menghadirkan pembangunan inklusif yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” tutur Bupati.

Bupati mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan meningkatkan semangat gotong royong demi mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.

“Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, tentu saja Kabupaten Sumenep semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, serta mampu mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer