Keberadaan Pegawai “Siluman” di RSUD, Sekda Sumenep Plin-Plan

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 14:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Edy Rasyadi, Sekretaris Daerah (sekda) Sumenep.

Sumenep||https://Angkatberita.id-Viral-nya pengangkatan pegawai melalui jalur Ikatan Kerja Sama (IKS) yang ditengarai bermasalah di RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep, Jawa Timur membuat pejabat pemkab panik.

Salah satunya Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep Edy Rasyadi yang terkesan plin-plan dalam menanggapi keberadaan pegawai “siluman”.

Mengawali pembicaraan dengan Angkat Berita, Edy meminta media ini untuk mengonfirmasi langsung kepada Direktur RSUD Erliyati saat masuk kantor karena dirinya tidak tahu dan tidak berwenang.

Baca Juga :  RSUD Sumenep Gelontorkan Ratusan Juta tiap Bulan untuk Pegawai "Siluman"

“BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) sudah mandiri bukan ranah kami,” dalihnya.

Namun saat ditanya soal keberadaan IKS yang sudah lama di rumah sakit pelat merah itu, Edy justru terkesan mencari celah untuk pembenaran.

“Makanya nanti tanyakan ke Direktur RSUD, saya kan tidak tahu ceritanya, baru tahu dari sampean Mas. Dikhawatirkan IKS itu tenaga dokter spesialis,” kelitnya.

Baca Juga :  Dugaan Penyimpangan Pengelolaan DD Desa Batang-Batang Daya, GAKI Desak Inspektorat Lakukan Audit Investigatif

Seperti diberitakan, sebanyak 51 pegawai RSUD yang masuk jalur IKS hingga pertengahan 2025. Dari jumlah tersebut, diantaranya dokter spesialis.

Namun tidak sedikit pula diantara mereka yang merupakan tenaga administratif yang ditengarai masuk lewat jalur “belakang”. Seperti pegawai berinisial S yang baru masuk, BN diduga bawaan Direktur RSUD, dan HB yang diduga titipan senior di rumah sakit.(Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru